Abstract28 Views
PDF Article0 Views
Full Text: PDF




ARTICLES

Islam and Counseling: Model of Practice in Matrilineal System of The Minangkabau Culture


Fadhilla Yusri(1*), Yeni Afrida(2)

(1) IAIN Bukittinggi, Indonesia
(2) IAIN Bukittinggi, Indonesia

Abstract

Islam and counseling are two things that actually support each other in their practice. Islam states that counseling is a way to help each other between humans. Meanwhile, counseling uses Islam as an approach in counseling services. The Minangkabau community is one of the societies with a very strong Islamic maternal lineage. The purpose of this study was to reveal the appropriate counseling approach for use in the Minangkabau community with all its peculiarities. This research is a library research, where the data required in the research are obtained through analysis of various literatures in the library. Based on the results of the study, it was revealed that in the matrilineal community in Minangkabau, counseling was still new and not very familiar. The material society in Minangkabau has a philosophy of life "adat basandi syara", syara "basandi Kitabullah, where the majority of the people adhere to Islam. The combination of Islam and counseling can pave the way for counseling to gain a place in the hearts of the material community in Minangkabau. It can be concluded that the Islamic approach to counseling is an effective solution for the application of counseling services to the Minangkabau community.

 

Islam dan konseling merupakan dua hal yang sebenarnya saling mendukung dalam praktik penerapannya. Islam menyatakan bahwa konseling merupakan salah satu cara untuk saling membantu antar umat manusia. Sedangkan konseling memanfaatkan Islam sebagai salah satu pendekatan dalam pelayanan konseling. Masyarakat Minangkabau merupakan salah satu masyarakat dengan garis keturunan materilineal yang sangat kental keislamannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan pendekatan konseling yang tepat untuk digunakan pada masyarakat Minangkabau dengan segala kekhasannya. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka, dimana data-data yang dibutuhkan dalam penelitian didapatkan melalui analisis terhadap berbagai literatur yang terdapat di perpustakaan. Berdasarkan hasil penelitian terungkap bahwa pada masyarakat matrilineal di Minangkabau konseling masih merupakan hal yang baru dan belum begitu familiar. Masyarakat materilineal di Minangkabau memiliki falsafah hidup “adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah yang mayoritas masyarakatnya menganut agama Islam. Perpaduan Islam dengan konseling dapat membuka jalan agar konseling bisa mendapatkan tempat dalam hati masyarakat materilineal di Minangkabau. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan Islam dalam konseling merupakan solusi efektif penerapan pelayanan konseling pada masyarakat Minangkabau.

Keywords

islam; counseling; matrilineal; minangkabau

Article Info

Artikel History: Submitted: 2020-04-24 | Published: 2020-06-30
DOI: http://dx.doi.org/10.24127/gdn.v10i1.2775
Vol 10, No 1 (2020) Page: 41-49

(*) Corresponding Author: Fadhilla Yusri, IAIN Bukittinggi, Indonesia, Email: fadhillayusri@gmail.com