PENERAPAN AGRARISCHE WET (UNDANG-UNDANG AGRAIA) 1870: PERIODE AWAL SWASTANISASI PERKEBUNAN DI PULAU JAWA

M Masyrullahushomad(1*), S Sudrajat(2),

(1) Program Pendidikan Sejarah Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta
(2) Universitas Negeri Yogyakarta
(*) Corresponding Author


Abstract


The development of plantations in Indonesia is divided into two phases. The first phase is called the state plantation phase (1830-1870). Meanwhile, the second phase is the private plantation phase, the phase after the implementation of the Wet Agrarische 1870 (Agrarian Law). The Wet 1870 Agrarische became the formal juridical foundation for the entry of non-government private investment in the plantation industry in the Indies. The direct impact of the implementation of the Wet Agrarische 1870 was the increasing intensity of the number of plantation commodity exports and the increasing breadth of large plantation land in the Dutch East Indies, especially in Java.

References


Abdurrahman, Dudung. (2011). Metodelogi Penelitian Sejarah Islam. Yogyakarta: Ombak.

Achdian, Andi. (2008). Tanah Bagi yang Tak Bertanah: Landreform Pada Masa Demokrasi Terpimpin. Bogor: Kekal Press.

Anggraini, Gita. (2016). Islam dan Agraria Telaah Normatif dan Historis Perjuangan Islam dalam Merombak Ketidak Adilan Agraria. Yogyakarta: STPN Press.

Boediono. (2016). Ekonomi Indonesia: Dalam Lintasan Sejarah. Bandung: Mizan.

Daliman, A. (2012). Sejarah Indonesia Abad XIX-Awal Abad XX: Sistem Politik Kolonial dan Administrasi Pemerintahan Hindia Belanda. Yogyakarta: Ombak.

Kahin, George McTuran. (1952). Nationalism and Revolutin in Indonesia. (2013). Terjemahan oleh Tim Komunitas Bambu. Jakarta: Komunitas Bambu.

Leirissa, R.Z dkk. (2012). Sejarah Perekonomian Indonesia. Yogyakarta: Ombak.

Marzuki, A.B Yas. (2004). Metodelogi Penelitian Sejarah dan Historiografi. Palembang: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya.

Oudejans, Jan H.M. (1999). Development of Agriculture in Indonesia. (2006). Terjemahan oleh Edhi Martono. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Padmo, Soegijanto., dan Djatmiko, Edhie. (1991). Tembakau Kajian Sosial Ekonomi. Yogyakarta: Aditya Media.

Poesponegoro, Marwati Djoened., dan Notosoesanto, Nugroho. (2008). Sejarah Nasional Indonesia IV. Jakarta: Balai Pustaka.

Rachman, Noer Fauzi. (2012). Land Reform Dari Masa Ke Masa. Yogyakarta: Tanah Air Beta dan Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA).

Ricklefs, Merle Calvin. (1981). A History of Modern Since c. 1200 Fourth Edition. (2008). Tim Penerjemah Serambi. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta.

Ricklefs, Merle Calvin dkk. (2013). Sejarah Asia Tenggara Dari Masa Prasejarah Sampai Kontemporer. Jakarta: Komunitas Bambu.

Salim, M. Nazir dkk. (2014). Dari Dirjen Agraria Menuju Kementrian Agraria: Perjalanan Kelembagaan Agraria, 1948-1965. Yogyakarta: STPN Press.

Sembiring, Julius. (2018). Dinamika Pengaturan dan Permasalahan Tanah Ulayat. Yogyakarta: STPN Press.

Shohibuddin, Mohamad (Ed.). (2012). Pembentukan Kebijakan Reformasi Agraria, 2006-2007 Bunga Rampai Perdebatan. Yogyakarta: STPN Press.

Shohibuddin, Mohamad., dan Luthfi, Ahmad Nashih. (2010). Land Reform Lokal A La Ngandagan: Inovasi Sistem Tenurial Adat Sebuah Desa Jawa, 1947-1964. Yogyakarta: STPN Press.

Soesangobeng, Herman. (2012). Filosofi, Asas, Ajaran, Teori, dan Agraria. Yogyakarta: STPN Press.

Tauchid, Muchammad. (2009). Masalah Agraria Sebagai Masalah Penghidupan dan Kemakmuran Rakyat Indonesia. Yogyakarta: STPN Press.

Vollenhoven, Cornelis van. (1923). De Indonesier en Zijn Ground. (2013). Terjemahan oleh Soewargono. Yogyakarta: STPN Press.

Wiradi, Gunawan. (2000). Reformasi Agraria Perjalanan yang Belum Berakhir. Yogyakarta: INSIST Press.

Wiradi, Gunawan. (2009). Seluk Beluk Masalah Agraria, Reforma Agraria dan Penelitian Agraria. Yogyakarta: STPN Press.

Wodowati, Dyah Ayu dkk. (2014). Pengakuan dan Perlindungan Hak Atas Tanah Masyarakat Hukum Adat di Kawasan Hutan. Yogyakarta: STPN Press.

Tim Riset Sistematis STPN. (2010). Pengembangan Kebijakan Agraria untuk Keadialan Sosial, Kesejahteraan Masyarakat, dan Keberlanjutan Ekologis. Yogyakarta: STPN Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.24127/hj.v7i2.2045

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah (p-ISSN: 2337-4713,e-ISSN: 2442-8728) Jl. Ki Hajar Dewantara, No. 116 Metro Timur, Kota Metro, Lampung, Indonesia 

phone (+6285200847481) (historiaummetro@gmail.com)

 

Creative Commons License
HISTORIA by Pendidikan Sejarah UM Metro is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah

 

 

Historia Stats

Free counters!