Melacak Akar dan Perkembangan Konservatisme Islam dalam Dinamika Perpolitikan Indonesia

Irvan Tasnur(1*), Z Zulkarnain(2),

(1) Universitas Negeri Yogyakarta
(2) Jurusan Pendidikan Sejarah, Program Pascasarjana, Universitas Negeri Yoggyakarta
(*) Corresponding Author


Abstract


Konservatisme sebagai suatu ideologi kembali mendapatkan perhatian dalam kehidupan bernegara masyarakat indonesia di beberapa tahun terakhir, hal ini disebabkan oleh adanya serangkaian pristiwa-pristiwa besar sehingga isu ideologi kembali mencuat kehadapan publik. Menyeruaknya isu ideologi dan keterlibatan framing media menyebabkan terbentuknya stigma negatif  terhadap ideologi khususnya yang berlandaskan pada ajaran keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menganalisa proses lahir dan berkembangnya konservatisme islam di Indonesia menggunakan pendekatan historis. Hasil telaah dan analisa ditemukan bahwa pengistilahan konservatisme akan selalu berkaitan dengan tradisionalitas masyarakat, namun perbedaan makna tradisional pada tiap-tiap negara akan menyebabkan terjadinya  perbedaan bentuk-bentuk dari konservatisme. Makna tradisionalitas pada masayarakat indonesia lebih identik kepada golongan islam yang bila ditelusuri lebih jauh lagi, hal tersebut disebabkan oleh adanya propaganda Belanda untuk menciptakan rasa inferiority complex akibat adanya kekhawatiran terhadap terjadinya perlawan yang dimotori oleh golongan islam. Perjuangan islam untuk kembali menegakkan ajaran-ajaran keislaman ditengah kehidupan berbangsapun terus berlanjut dan berdinamika pasca Indonesia merdeka hingga kini dengan berbagai bentuk, salah satunya adalah partai politik yang menjadikan isyariat sebagai sine qua non dan raison d’ȇtre dari partai tersebut.


Keywords


konservatisme; tradisionalitas; inferiority complex; dinamika; politik

References


Abdullah, Taufik, Dkk. (2012). Indonesia Dalam Arus Sejarah: Kolonisasi dan Perlawanan. Jakarta: PT. Ichtiar Baru van Hoeve.

Agung, Leo dan T. Suparman. (2016). Sejarah Pendidikan. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Aly, Fachry dan Bachtiar Effendy. (1985). Merambah Jalan Baru Islam. Bandung: Mizan.

A. R. Yuda, Hanta. (2013). Presidensialisme Setengah Hati. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Baudet, H. (1987). Politik Etis dan Revolusi Kemerdekaan. Yogyakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Bawazir, Tohir. (2015). Jalan Tengah Demokrasi: antara Fundamentalisme dan Sekularisme. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.

Basaid, Hasyip, Dkk.(1999). Mengapa Partai Islam Kalah?: Perjalanan Politik Islam dari Prapemilu '99 sampai Pemilihan Presiden. Bandung: Pustaka Alvabeta.

Biro Humas Komisi KPU. (2000). Pemilu Indonesia dalam Angka dan Fakta. Jakarta: KPU.

Cahyono, Cheppy Hari. (1985). Ideologi Politik. Yogyakarta: PT. Kanindita.

Downs, Anthony. (1957). An Economic Theory of Democracy. Newyork: Harper&Row.

Firmanza. (2010). Mengelola Partai Politik: Komunikasi dan Positioning, Ideologi Politik dan Era Demokrasi. Yogyakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Fatkhurohman. (2010). Perubahan Partai Politik di Indonesia: Tinjauan Historis Normatif Pembubaran PARPOL Sebelum dan Sesudah Terbentuknya Mahkamah Konstitusi. Malang: Setara Press.

Gazali, Zulfikar, Anhar Gonggong dan JR. Chaniago.(1989). Sejarah Politik Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional.

Geertz, Cliffort. (2014). Agama Jawa : Abangan, Santri, Priyayi Dalam Kebudayaan Jawa. Depok: Komunitas Bambu.

Hamad, Ibnu. (2004). Konstruksi Realitas Politik dalam Media Massa: Sebuah Studi Discorse Analysis Terhadap Berita-Berita Politik. Yogyakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Jasin, Johan. (2014). Hukum Tata Negara Suatu Pengantar. Yogyakarta: Deepublish.

Karim, M. Abdul. (2005). Islam dan Kemerdekaan Indonesia: Membangun Marjinalisasi Peranan Islam dalam Perjuangan Kemerdekaan. Yogyakarta: Sumbangsih Press.

Magee, Bryan. (2008). The Story of Philoshopy: Kisah Tentang Filsafat: Volume Takhayul Membakar Dunia, Filsafat Memadamkannya. Yogyakarta: Kansius.

Musa. (2011). Nasionalisme di Persimpangan: Pergumulan NU dan Paham Kebangsaan Indonesia. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Nasir, Haedar. (2010). Muhammadiyah Gerakan Pembaruan. Yogyakarta: Suara Muhammadiyah.

Poeze, Harry A, Dkk. (2008). Di negeri penjajah: orang Indonesia di negeri Belanda, 1600-1950a. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

https://kbbi.web.id/konservatisme, Diakses pada (12 Maret 2019/ Jam 19.07.)

Suardi, Moh. (2015). Ideologi Politik Pendidikan Kontemporer. Yogyakarta: Deepublish.

Surbakti, Ramlan. (1992). Memahami Ilmu Politik. Jakarta: PT. Grasindo.

Suryanegara, Ahmad Mansur. (2017). Api Sejarah 2. Bandung: PT. Salamadani.

Tim Buku Tempo. (2016). Seri Tempo: Kartosoewirjo. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Vlakke, Bernard Hubertus Maria. (2008). Nusantara: Sejarah Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia.




DOI: http://dx.doi.org/10.24127/hj.v8i1.2280

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah (p-ISSN: 2337-4713,e-ISSN: 2442-8728) Jl. Ki Hajar Dewantara, No. 116 Metro Timur, Kota Metro, Lampung, Indonesia 

phone (+6285200847481) (historiaummetro@gmail.com)

 

Creative Commons License
HISTORIA by Pendidikan Sejarah UM Metro is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah

 

 

Historia Stats

Free counters!