Loading...
LOADING...
ADDRESS
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116
CONTACT
(0725) 42445-42
Jadwal Sholat Kota Metro
Memuat...
PENMARU
FKIP UM Metro
Kabar Terbaru

Berita

Dekan Kukuhkan 59 Lulusan FKIP UM Metro, Siap Wujudkan Pencerahan Peradaban dengan Ilmu dan Amanah
03
Juli 2025
Dekan Kukuhkan 59 Lulusan FKIP UM Metro, Siap Wujudkan Pencerahan Peradaban dengan Ilmu dan Amanah
Juli 2025

Metro, 3/7/2025 – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) hari ini menggelar Yudisium Periode 2 di Aula Gd. A.R. Fachrudin Kampus 1 UM Metro pada Kamis, 3 Juli 2025 dengan mengusung tema inspiratif: "Ilmu diamalkan, amanah dijaga: Lulusan UM Metro Siap Mewujudkan Pencerahan Peradaban." Acara ini dihadiri oleh BPH, Wakil Rektor 4, Dekan, Wakil Dekan, Kaprodi dan Dosen menjadi saksi penanda resminya pengukuhan 59 calon yudisiawan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang telah menyelesaikan masa studi mereka.  Dekan FKIP UM Metro, Bapak Dr. Arif Rahman Aththibby, M.Si., secara langsung mengukuhkan para yudisiawan yang berasal dari berbagai program studi unggulan. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya peran lulusan sebagai agen perubahan yang membawa pencerahan melalui ilmu yang telah diamalkan dan amanah yang senantiasa dijaga. "Lulusan UM Metro adalah duta-duta pencerahan. Dengan bekal ilmu yang kokoh dan integritas yang tinggi, kalian memiliki tanggung jawab besar untuk membawa kemajuan di tengah masyarakat. Jadikan setiap langkah sebagai ladang amal, setiap karya sebagai pilar peradaban," tegas Dr. Arif. Ke-59 yudisiawan FKIP UM Metro berasal dari delapan program studi yang menunjukkan kualitas dan relevansi tinggi di dunia pendidikan. Program studi dengan akreditasi Unggul menyumbang jumlah lulusan terbanyak, mencerminkan kualitas pendidikan profetik yang profesional dan diakui secara nasional: Bimbingan dan Konseling: 19 orang (Akreditasi Unggul) Pendidikan Ekonomi: 8 orang (Akreditasi Unggul) Pendidikan Sejarah: 2 orang (Akreditasi Unggul) Pendidikan Bahasa Inggris: 10 orang (Akreditasi Unggul) Sementara itu, program studi dengan akreditasi Baik Sekali juga turut mengukuhkan lulusan-lulusan berpotensi: Pendidikan Matematika: 12 orang (Akreditasi Baik Sekali) Pendidikan Biologi: 6 orang (Akreditasi Baik Sekali) Pendidikan Fisika: 2 orang (Akreditasi Baik Sekali) Yudisium ini bukan hanya seremonial kelulusan, melainkan sebuah penegasan bahwa UM Metro, khususnya FKIP, terus berkomitmen mencetak pendidik-pendidik profesional yang berlandaskan nilai-nilai profetik. Lulusan UM Metro dibekali tidak hanya dengan kompetensi akademik, tetapi juga dengan karakter Islami yang kuat, siap untuk mengemban amanah sebagai pemimpin dan agen perubahan di era global. Para yudisiawan ini akan segera menyongsong jenjang karier atau melanjutkan studi ke tingkat yang lebih tinggi, membawa nama baik UM Metro dan semangat pencerahan peradaban ke mana pun mereka melangkah.

Peningkatan Kompetensi Dosen FKIP UM Metro, Wujudkan "Solusi Sukses Masa Depan" dalam Pendidikan Tinggi
23
Juni 2025
Peningkatan Kompetensi Dosen FKIP UM Metro, Wujudkan "Solusi Sukses Masa Depan" dalam Pendidikan Tinggi
Juni 2025

Metro, 23 Juni 2025 – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) terus memperkuat kualitas sumber daya manusianya. Hari ini, Senin, 23 Juni 2025, bertempat di Aula Gedung A. R. Fachrudin Kampus 1 UM Metro, seluruh dosen dengan jenjang akademik Lektor, Asisten Ahli, dan Tenaga Pengajar di lingkungan FKIP UM Metro mengikuti sosialisasi peningkatan kompetensi secara luring/tatap muka. Acara dibuka langsung oleh Dekan FKIP UM Metro, Bapak Dr. Arif Rahman Aththibby, M.Pd., Si., yang turut didampingi oleh Wakil Dekan I dan Wakil Dekan II FKIP UM Metro. Sosialisasi ini merupakan bagian integral dari komitmen FKIP UM Metro untuk senantiasa adaptif dan inovatif dalam menghasilkan pendidik berkualitas, sesuai dengan taglinenya "Solusi Sukses Masa Depan." Dalam sambutannya, Dr. Arif Rahman Aththibby menekankan pentingnya pengembangan diri bagi dosen di era pendidikan yang terus berkembang. "Peningkatan kompetensi dosen adalah kunci untuk memastikan lulusan FKIP UM Metro siap menghadapi tantangan masa depan dan menjadi agen perubahan di bidang pendidikan," ujarnya. Sesi pertama diisi oleh Ibu Dr. Dwi Rahmawati, M.Pd., yang memaparkan materi krusial mengenai "Jabatan Akademik Dosen." Beliau mengulas secara mendalam berbagai aspek terkait jenjang karier akademik, persyaratan, dan strategi untuk mencapai kenaikan jabatan. Pemahaman yang komprehensif tentang jenjang akademik ini sangat vital bagi dosen dalam mengembangkan karier profesional dan kontribusi ilmiah mereka. Tak kalah penting, sesi kedua menghadirkan Bapak Agil Lepiyanto, M.Pd., yang membawakan materi "Penyusunan RPS OBE (Rencana Pembelajaran Semester Berbasis Outcome-Based Education)." Materi ini sangat relevan dengan tuntutan kualitas pendidikan saat ini yang berfokus pada capaian pembelajaran mahasiswa. Peserta diajak untuk memahami prinsip-prinsip OBE dan menerapkannya dalam penyusunan RPS yang inovatif, memastikan bahwa setiap mata kuliah benar-benar menghasilkan output yang terukur dan bermanfaat bagi mahasiswa. Melalui kegiatan ini, FKIP UM Metro secara konsisten menunjukkan dedikasinya dalam menciptakan lingkungan akademik yang dinamis dan proaktif. Peningkatan kompetensi dosen diyakini akan secara langsung berdampak pada kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat, yang pada akhirnya akan mengukuhkan posisi FKIP UM Metro sebagai "Solusi Sukses Masa Depan" bagi para calon pendidik.  

Dominasi FKIP UM Metro: Mayoritas Hibah Penelitian dan Pengabdian Kemendiktisaintek 2025 Milik Dosen Pendidikan
24
Mei 2025
Dominasi FKIP UM Metro: Mayoritas Hibah Penelitian dan Pengabdian Kemendiktisaintek 2025 Milik Dosen Pendidikan
Mei 2025

UM Metro, 24/5/2025 - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) kembali menunjukkan taringnya dalam dunia riset dan pengabdian masyarakat. Sebanyak 72 persen dari total judul proposal penelitian dan pengabdian Kemendiktisaintek (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi) tahun 2025 yang lolos pendanaan dari UM Metro, berasal dari dosen-dosen FKIP. Capaian ini menegaskan posisi strategis FKIP sebagai ujung tombak pengembangan ilmu pengetahuan dan kontribusi nyata kepada masyarakat. Prestasi gemilang ini tersebar di berbagai program studi di lingkungan FKIP, menunjukkan meratanya kualitas dan produktivitas dosen-dosennya. Para dosen FKIP UM Metro yang berhasil meraih pendanaan penelitian adalah: Agus Sutanto (Pendidikan Biologi), Ira Vahlia (Pendidikan Matematika), Nego Linuhung (Pendidikan Matematika), Rahmad Bustanul Anwar (Pendidikan Matematika), Riswanto (Pendidikan Fisika),  Satrio Budi Wibowo (Bimbingan dan Konseling).  Sementara itu, dosen-dosen FKIP yang lolos pendanaan pengabdian masyarakat meliputi: Desi Budiono (Pendidikan Ekonomi), Fajri Arif Wibawa (Pendidikan Ekonomi), Hening Widowati (Pendidikan Biologi), Rahmad Bustanul Anwar (Pendidikan Matematika), Sangidatus Sholiha (Pendidikan Ekonomi).  Pencapaian ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari komitmen FKIP UM Metro dalam mendorong Tri Dharma Perguruan Tinggi secara menyeluruh. Kontribusi signifikan dalam penelitian diharapkan akan menghasilkan inovasi-inovasi baru yang relevan dengan kebutuhan pendidikan. Di sisi lain, proyek pengabdian masyarakat akan memastikan ilmu pengetahuan tidak hanya berhenti di kampus, melainkan mampu memberikan dampak positif dan solusi nyata bagi permasalahan di tengah masyarakat. Keberhasilan dominan FKIP ini juga menjadi indikator kuat bahwa dosen-dosennya memiliki kapasitas dan daya saing tinggi dalam kancah riset dan pengabdian nasional. Diharapkan, prestasi ini akan terus memotivasi seluruh civitas akademika UM Metro, khususnya FKIP, untuk terus berinovasi dan berkarya demi kemajuan pendidikan dan kesejahteraan bangsa.

ASES UM Metro Gelar Workshop Cinematografi dan Pentas Seni: Frame Your Vision, Express Your Vibe
23
Mei 2025
ASES UM Metro Gelar Workshop Cinematografi dan Pentas Seni: Frame Your Vision, Express Your Vibe
Mei 2025

Metro, 23 Mei 2025* — Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (HMPS PBI) Universitas Muhammadiyah Metro yang dikenal dengan nama ASES (Association of English Students) sukses menggelar kegiatan *Workshop Cinematografi dan Pentas Seni* pada Jumat di aula gedung Raden Soedirman . Acara ini menjadi panggung kreatif bagi para mahasiswa sekaligus wujud nyata bahwa keunggulan akreditasi Program Studi PBI UM Metro tidak hanya terbatas pada capaian akademik semata. Kegiatan yang berlangsung meriah ini dihadiri langsung oleh Ketua Program Studi PBI UM Metro, Fitri Palupi Kusumawati, M.Pd.B.I., yang turut memberikan sambutan sekaligus dukungan penuh terhadap inisiatif mahasiswa dalam mengembangkan potensi di bidang seni dan perfilman. “Acara ini membuktikan bahwa mahasiswa PBI UM Metro tidak hanya unggul secara akademis, namun juga kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan dunia digital serta industri kreatif,” ujar Fitri dalam sambutannya. Workshop cinematografi menghadirkan sesi pelatihan teknis seputar dasar video editing, teknik pengambilan gambar, hingga penyuntingan video. Sementara itu, pentas seni yang digelar setelahnya menampilkan beragam talenta mahasiswa, mulai dari bernyanyi dengan berbahasa Inggris, drama musikal, hingga penampilan musik dan Flashmob. Melalui kegiatan ini, ASES ingin menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa mahasiswa PBI UM Metro memiliki kompetensi menyeluruh, tidak hanya dalam ranah pedagogik dan linguistik, tetapi juga dalam ekspresi seni dan media kreatif—sejalan dengan visi Program Studi untuk mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing tinggi. Dengan akreditasi "Unggul" yang kini disandang PBI UM Metro, kegiatan semacam ini menjadi cerminan nyata bahwa kualitas pendidikan di kampus ini tidak hanya menghasilkan akademisi, tetapi juga kreator dan inovator masa depan.

Pendidikan Sejarah UM Metro Selenggarakan Pekan Sejarah VI tahun 2025 Wujudkan Pembelajaran Historis dalam Praktik
19
Mei 2025
Pendidikan Sejarah UM Metro Selenggarakan Pekan Sejarah VI tahun 2025 Wujudkan Pembelajaran Historis dalam Praktik
Mei 2025

Metro, 18 Mei 2025 – Rangkaian kegiatan Pekan Sejarah VI yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Sejarah (HIMAS) Universitas Muhammadiyah Metro secara resmi ditutup dan berakhir pada Ahad, 18 Mei 2025 melalui acara bertajuk “Puncak Pekan Sejarah dan Seminar Kesejarahan”. Acara penutupan ini dilaksanakan secara luring di Aula Gedung Buya Hamka Universitas Muhammadiyah Metro dan dihadiri oleh berbagai unsur sivitas akademika. Kegiatan ini merupakan momentum penutup dari berbagai lomba dan aktivitas edukatif yang telah digelar, seperti, Olimpiade Sejarah, Rangking 1, Lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat SMA dan Mahasiswa, Lomba Video Kreatif, serta Poster Kreatif. Acara penutupan berlangsung semarak dan khidmat, dihadiri oleh jajaran sivitas akademika, tamu undangan, dan para peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Acara diawali dengan laporan pertanggungjawaban dari Asna Rahmawati, selaku Ketua Pelaksana. Dalam laporannya, Asna menyampaikan bahwa Pekan Sejarah VI merupakan hasil kerja kolaboratif dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah yang tidak hanya menunjukkan semangat akademik, tetapi juga kekuatan manajerial mahasiswa dalam mengelola kegiatan berskala fakultas. “Kami bersyukur seluruh rangkaian lomba berjalan lancar, dengan total puluhan peserta dari berbagai latar belakang pelajar dan mahasiswa. Ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi ruang belajar yang sesungguhnya, tempat kita menguji daya pikir, kreativitas, dan kerja tim,” ujarnya. Fawas Deogratias, Ketua Umum HIMAS, juga menekankan bahwa Pekan Sejarah merupakan bagian dari komitmen HIMAS untuk menjaga semangat historis di tengah derasnya arus disrupsi digital. “Kami percaya bahwa sejarah tidak pernah menjadi cerita masa lalu yang usang, melainkan fondasi berpikir dan bertindak hari ini. Melalui Pekan Sejarah, kami berupaya membungkus nilai-nilai sejarah dengan pendekatan kreatif agar lebih dekat dengan generasi muda,” ujar Fawas. Bapak Dr. Johan Setiawan, M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu yang dipelajari di dalam kelas. “Saya melihat bahwa mahasiswa sejarah kita tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga terjun mengelola acara, berjejaring, memimpin tim, dan menciptakan platform yang produktif. Ini adalah wujud pembelajaran historis dalam praktik,” ungkapnya. Acara kemudian ditutup secara resmi oleh Amirudin Latif, M.Pd., Wakil Dekan I FKIP, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap keberhasilan HIMAS dan panitia. “Apa yang dilakukan HIMAS adalah bentuk perwujudan dari kampus merdeka, di mana mahasiswa diberi ruang untuk berkreasi dan mengasah kepemimpinannya. FKIP akan selalu mendorong kegiatan-kegiatan semacam ini karena sejalan dengan visi kita,” tegasnya. Dengan resmi, beliau menutup Pekan Sejarah VI dengan penuh harap agar kegiatan serupa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Puncak kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Pimpinan Komisariat IMM FKIP, seluruh HMPS se-UM Metro, UKM se-UM Metro, para dosen Pendidikan Sejarah, serta para mahasiswa dari berbagai program studi, menandai kuatnya sinergi antar unsur kampus dalam mendukung kegiatan kemahasiswaan yang edukatif dan kolaboratif. Sebagai bagian penutup, diadakan Seminar Kesejarahan yang menghadirkan Kian Amboro, M.Pd., seorang Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Lampung Timur. Dalam pemaparannya berjudul “Inklusivitas Pendidikan Sejarah di Masa Depan”, ia menekankan pentingnya menjadikan sejarah sebagai ilmu yang terbuka dan partisipatif. “Inklusivitas dalam pendidikan sejarah bukan hanya soal siapa yang mengajar dan siapa yang belajar, tetapi bagaimana kita membuka ruang partisipasi publik, komunitas lokal, bahkan generasi muda dalam merekam, menarasikan, dan mewariskan sejarahnya sendiri,” ungkapnya. “Artinya disni jelas Pendidikan sejarah tidak boleh eksklusif hanya di ruang kelas dan hanya dikuasai oleh akademisi, tetapi harus menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk merefleksikan identitas dan pengalaman kolektif mereka,” Tegasnya. Beranda Desa- Aditya Nurrohman