Loading...
LOADING...
ADDRESS
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116
CONTACT
(0725) 42445-42
Jadwal Sholat Kota Metro
Memuat...
PENMARU
FKIP UM Metro
Kabar Terbaru

Berita

Top Score SINTA 2026, Dosen FKIP UM Metro Buktikan Diri Unggul
20
September 2026
Top Score SINTA 2026, Dosen FKIP UM Metro Buktikan Diri Unggul
September 2026

METRO, LAMPUNG – Atmosfer akademik dan budaya riset di lingkungan Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) terus menunjukkan grafik yang sangat progresif dan menggembirakan. Melalui pemetaan capaian kinerja dosen yang secara resmi dirilis oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) per 1 September 2026, terlihat jelas komitmen kuat institusi dalam mengawal kualitas publikasi ilmiah. Menariknya, dalam daftar 20 besar dosen dengan capaian Skor Science and Technology Index (SINTA) 3 Years (Versi 3) tertinggi, jajaran akademisi dan ilmuwan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP UMM) tampil mendominasi. Prestasi ini sekaligus menunjukkan taji fakultas sebagai ujung tombak penelitian unggulan di tingkat universitas. Berdasarkan rekapitulasi data resmi dari LPPM, capaian fenomenal riset universitas ini dipuncaki oleh Prof. Dr. M. Ihsan Dacholfany, M.Ed. di peringkat pertama dengan skor 719,24. Menariknya, dominasi prestasi langsung disusul oleh kebanggaan FKIP UMM. Dr. Johan Setiawan, S.Pd., M.Pd. sukses menempati peringkat kedua dengan skor 697,54, kemudian dikawal ketat oleh Guru Besar kebanggaan fakultas, Prof. Dr. Agus Sutanto, M.Si. di peringkat ketiga dengan skor 691,93. Kehadiran nama-nama besar dari fakultas pencetak pendidik ini di posisi puncak menjadi bukti empiris bahwa FKIP UMM adalah pilar perguruan tinggi yang benar-benar Unggul dalam mengintegrasikan tridharma perguruan tinggi. Selain nama-nama di puncak klasemen tersebut, daftar 20 besar SINTA UM Metro juga dihiasi oleh deretan pakar yang bernaung di bawah payung FKIP UMM. Nama-nama akademisi tangguh seperti Sangidatus Sholiha (Skor 537,25), Ira Vahlia (533,00), Riswanto (492,50), Muhfahroyin (491,55), Eko Susanto (420,83), Hening Widowati (405,25), hingga Friska Octavia Rosa, Hadi Pranoto, Nego Linuhung, Arif Rahman Athhibby, Rahmad Bustanul Anwar dan Satrio Budi Wibowo turut memperkokoh fondasi riset universitas. Para pakar ini tersebar di berbagai bidang keilmuan strategis, mulai dari pendidikan ekonomi, matematika, fisika, biologi, hingga bimbingan dan konseling. Produktivitas riset yang sangat tinggi ini bukan sekadar perlombaan mengejar metrik atau akumulasi angka di platform digital. Bagi FKIP UMM, capaian publikasi bergengsi di SINTA adalah manifestasi langsung dari nilai-nilai Profetik yang senantiasa dianut oleh kampus. Dalam paradigma profetik, ilmu pengetahuan dan riset yang dihasilkan harus membumi, memberikan solusi konkret atas persoalan umat (humanisasi), mencerdaskan masyarakat (liberasi), dan senantiasa dilandasi oleh spirit keikhlasan serta ketuhanan (transendensi). Riset-riset yang dilahirkan oleh dosen FKIP UMM berorientasi kuat pada inovasi pendidikan yang mencerahkan dan membawa kemaslahatan sosial. Lebih dari sekadar pencapaian moral, keberhasilan memborong posisi prestisius di pemeringkatan SINTA ini menunjukkan etos kerja yang sangat Profesional. Di tengah padatnya jadwal pengajaran, pendampingan mahasiswa, dan pengabdian masyarakat, para dosen FKIP UMM terbukti mampu menjaga ritme dan kualitas publikasi di jurnal-jurnal ilmiah bereputasi nasional hingga internasional. Etos kerja Profesional ini menciptakan iklim akademik yang dinamis, di mana mahasiswa secara langsung terpapar oleh wawasan mutakhir dan temuan riset terbaru dari para dosennya, bukan sekadar teori usang dari buku teks peninggalan masa lampau. Langkah LPPM UM Metro melakukan pemetaan dan memberikan apresiasi terhadap dosen dengan capaian SINTA tertinggi ini merupakan strategi jitu untuk merawat ekosistem riset yang berkelanjutan. Capaian ini juga menjadi basis evaluasi bagi universitas dalam melihat kontribusi nyata akademisi terhadap reputasi perguruan tinggi. Keberhasilan mendominasi klaster riset tertinggi ini semakin mengukuhkan positioning FKIP UMM sebagai kampus rujukan utama bagi calon mahasiswa di Provinsi Lampung dan sekitarnya. Dengan didampingi oleh barisan pendidik berkelas peneliti nasional, mahasiswa dipastikan menerima kualitas pendidikan bertaraf tinggi. Ke depan, FKIP UMM akan terus memperluas sayap penelitiannya, berkolaborasi menembus batas keilmuan, dan menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi penerus bangsa yang Unggul, Profetik, dan Profesional di tengah tantangan peradaban global.

Lulus 100%! 4 Dosen FKIP UM Metro Sukses Sertifikasi 2026
18
September 2026
Lulus 100%! 4 Dosen FKIP UM Metro Sukses Sertifikasi 2026
September 2026

METRO – Kualitas sumber daya manusia di lingkungan Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) kembali mendapatkan pengakuan mutlak di panggung pendidikan nasional. Pada tahun 2026 ini, UM Metro menorehkan rekor dan prestasi gemilang dengan tingkat kelulusan 100 persen pada program Sertifikasi Dosen (Serdos) berskala nasional. Dari total 11 dosen UM Metro yang diusulkan untuk mengikuti tahapan seleksi ketat tersebut, seluruhnya dinyatakan lulus dengan predikat yang sangat memuaskan. Prestasi ini sekaligus menjadi ruang pembuktian bagi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP UMM) yang kembali menyumbangkan nama-nama akademisi terbaiknya dalam daftar kelulusan elit tersebut. ​Berdasarkan pengumuman resmi kelulusan Sertifikasi Dosen Tahun 2026, terdapat representasi kuat dari FKIP UMM. Para pendidik tangguh yang berhasil meraih gelar dosen tersertifikasi tersebut adalah Johan Setiawan dari Program Studi Pendidikan Sejarah, serta barisan pakar dari Program Studi Pendidikan Ekonomi yakni Fajri Arif Wibawa, Lilian Mega Puri, dan Desi Budiono. Para akademisi tangguh ini telah melewati serangkaian proses evaluasi yang sangat komprehensif, mulai dari penilaian portofolio rekam jejak tridharma, tes kemampuan dasar dan bahasa, hingga penilaian persepsi diri yang melibatkan atasan, sejawat, dan mahasiswa. ​Keberhasilan menyapu bersih 100 persen tingkat kelulusan usulan sertifikasi ini bukanlah sebuah pencapaian yang bersifat instan. Hal ini merupakan buah dari tata kelola kelembagaan yang terstruktur dan komitmen kuat dari rektorat serta dekanat dalam membina karier akademik dosen. Bagi FKIP UMM, pencapaian ini adalah validasi tak terbantahkan bahwa mereka adalah lembaga pencetak tenaga pendidik yang benar-benar Unggul. Sertifikasi dosen sendiri merupakan tolok ukur resmi dari pemerintah yang menjamin bahwa seorang dosen telah secara sah memenuhi standar empat kompetensi dasar: kompetensi pedagogik, kompetensi keilmuan, kepribadian, dan sosial. ​Dalam konteks nilai-nilai keutamaan perguruan tinggi, keberhasilan ini semakin mempertegas identitas FKIP UMM sebagai kampus yang Profetik. Nilai kenabian (profetik) menuntut para dosen untuk tidak sekadar menggugurkan kewajiban transfer ilmu di ruang kelas, tetapi juga bertindak sebagai teladan moral (uswah hasanah) bagi para mahasiswanya. Dengan lulusnya para dosen ini, mereka diakui secara de jure dan de facto memiliki kematangan emosional dan spiritual untuk membimbing mahasiswa menuju pencerahan. Konsep humanisasi, liberasi, dan transendensi yang menjadi ruh pendidikan Muhammadiyah dipastikan akan semakin terintegrasi dalam setiap langkah pengajaran mereka. ​Lebih lanjut, predikat Profesional yang kini melekat pada dosen-dosen dari Program Studi Pendidikan Sejarah dan Pendidikan Ekonomi tersebut akan membawa dampak langsung pada kualitas ekosistem perkuliahan. Mahasiswa akan mendapatkan bimbingan dari pakar yang kapasitas keilmuannya telah diuji dan diakui oleh negara. Di bidang Pendidikan Ekonomi, pengakuan ini akan mendorong lahirnya riset-riset ekonomi terapan dan pengembangan model pembelajaran yang inovatif. Sementara di bidang Pendidikan Sejarah, kehadiran dosen bersertifikat nasional akan memperkuat analisis historis kritis yang sangat dibutuhkan untuk membentuk kesadaran kebangsaan generasi muda. ​Momentum kelulusan 100 persen usulan sertifikasi dosen ini menjadi energi positif yang menginspirasi seluruh civitas akademika UM Metro. Ke depan, pencapaian ini diyakini mampu memacu semangat akademisi lain untuk terus meningkatkan kualifikasi dan kepangkatannya. Dengan barisan pendidik yang tersertifikasi secara resmi, FKIP UMM semakin mantap melangkah sebagai institusi rujukan utama bagi masyarakat luas. Ini adalah bukti sahih dedikasi UM Metro dalam mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas secara intelektual, tangguh secara mental, dan anggun secara moral di era globalisasi.

"Unggul!" 5 Dosen FKIP UM Metro Raih Predikat Terbaik 2026
17
September 2026
"Unggul!" 5 Dosen FKIP UM Metro Raih Predikat Terbaik 2026
September 2026

METRO (17/9/2026) – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Metro (FKIP UMM) di tahun ini. Tepat pada Kamis, 17 September 2026, momentum bersejarah dan penuh kebanggaan tercipta dalam agenda penyampaian Laporan Evaluasi Pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi UM Metro T. A. 2025/2026. Laporan strategis yang dibacakan langsung oleh Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Drs. Purwiro Harjati, M.Pd., ini menjadi validasi sahih atas kualitas pendidikan tinggi yang diselenggarakan di lingkungan persyarikatan. ​Laporan Audit Internal Catur Dharma Perguruan Tinggi merupakan instrumen pengukuran kinerja yang sangat krusial. Penilaian ini mencakup empat pilar utama, yakni Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, serta penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Berdasarkan hasil evaluasi ketat yang dilakukan oleh LPM, FKIP UMM berhasil menduduki peringkat ke-2 sebagai Fakultas Terbaik di lingkungan UM Metro, bersanding dengan Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dalam jajaran tiga besar. ​Pencapaian ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan kristalisasi dari komitmen seluruh sivitas akademika dalam mewujudkan visi fakultas yang Unggul, Profetik, dan Profesional. Keberhasilan menjadi Fakultas Terbaik ke-2 ini membuktikan bahwa ekosistem akademik di FKIP UMM berjalan dengan standar mutu yang sangat tinggi, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta senantiasa dilandasi oleh nilai-nilai luhur keislaman yang mencerahkan. ​Keunggulan FKIP UMM semakin bersinar terang dengan pencapaian yang ditorehkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika. Dalam kategori Program Studi Terbaik se-Universitas Muhammadiyah Metro, Pendidikan Matematika berhasil menempati peringkat ke-2, bersaing ketat dengan Program Studi Biomedis dan Manajemen. Prestasi ini menegaskan bahwa kualitas kurikulum, fasilitas riset, hingga metode pembelajaran di program studi eksakta FKIP UMM dikelola secara Profesional dan mampu menghasilkan luaran pendidikan yang berdaya saing global. ​Tidak berhenti pada tataran kelembagaan, dominasi keunggulan FKIP UMM juga dibuktikan secara nyata oleh sumber daya manusianya. Kualitas pendidikan yang berkelas tentunya lahir dari tangan-tangan pendidik yang hebat. Hal ini dibuktikan dengan masuknya lima nama dosen FKIP UMM ke dalam daftar elite Dosen Terbaik Program Sarjana dan Vokasi tingkat universitas. ​Para dosen inspiratif tersebut adalah Ira Vahlia (Program Studi Pendidikan Matematika), Muhammad Alfarisi (Program Studi PGSD), Titin Sarwendah (Program Studi PGSD), Satrio Wicaksono (Program Studi Pendidikan Matematika), dan Dedy Hidayatullah (Program Studi Pendidikan Fisika). Kelima akademisi ini dinilai telah menunjukkan kinerja luar biasa dalam melaksanakan Catur Dharma Perguruan Tinggi, membimbing mahasiswa berprestasi, menghasilkan riset berdampak tinggi, serta mengabdi kepada masyarakat. ​Kiprah luar biasa dari kelima dosen ini merupakan representasi nyata dari karakter dosen yang Profetik mendidik dengan keikhlasan, menginspirasi dengan keteladanan, dan mengarahkan mahasiswa dengan nilai-nilai humanisasi, liberasi, serta transendensi. Kinerja mereka yang terukur dan berlisensi juga mencerminkan sikap Profesional dalam menjawab tantangan era disrupsi pendidikan. ​Raihan prestasi beruntun dari tingkat program studi, fakultas, hingga individu dosen ini menjadi kado terindah sekaligus pemacu semangat bagi Keluarga Besar FKIP UMM. Melalui Laporan Audit Internal Catur Dharma 2026 ini, masyarakat luas semakin diyakinkan bahwa memilih FKIP UMM sebagai tempat menempa ilmu adalah sebuah keputusan yang sangat tepat. Sebagai lokomotif peradaban, FKIP UMM berkomitmen untuk terus bergerak dinamis, mencetak generasi pendidik yang cerdas, berintegritas, dan siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat demi kemajuan bangsa Indonesia.

Dosen FKIP UM Metro Dipercaya Kelola Hibah Deeptech 2026
07
September 2026
Dosen FKIP UM Metro Dipercaya Kelola Hibah Deeptech 2026
September 2026

UM Metro - Civitas akademika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Metro (FKIP UMM) kembali menorehkan prestasi monumental di kancah nasional. Melalui sinergi kolaboratif yang dikelola Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UM Metro), tim akademisi lintas disiplin yang dipimpin oleh para pakar dari FKIP UMM berhasil meraih pendanaan hibah bergengsi sebesar Rp998.692.450. Dana hibah fantastis ini diraih dalam Program Hilirisasi Riset Strategis – Skema Hackathon Deeptech Tahun 2026 yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). ​Capaian gemilang ini menjadi bukti tak terbantahkan atas kapasitas kepemimpinan intelektual para dosen FKIP UMM dan UM Metro dalam memperkuat ekosistem inovasi nasional. Keberhasilan menembus hibah skala besar ini menegaskan bahwa FKIP UMM tidak hanya Unggul dalam melahirkan tenaga pendidik masa depan, tetapi juga piawai mengarsiteki hilirisasi riset berbasis teknologi tinggi (deeptech) yang berdampak langsung bagi kemajuan dunia industri dan masyarakat. ​Program Hilirisasi Riset Strategis – Skema Hackathon Deeptech 2026 dirancang sebagai wadah pra-inkubasi strategis untuk mendorong dosen dan mahasiswa melahirkan solusi inovatif berbasis teknologi mutakhir. Fokus utama program nasional ini menyasar penguatan ekosistem deeptech melalui pemanfaatan teknologi semikonduktor dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Inovasi ini diarahkan untuk menjawab persoalan krusial bangsa di bidang ketahanan pangan, kemandirian energi, kesehatan dan obat-obatan, hingga pemancangan industrialisasi nasional. ​Keberhasilan meraih pendanaan nasional ini lahir dari visi kepemimpinan Rektor UM Metro yang secara khusus menugaskan tim penyusun proposal untuk merancang skema hilirisasi riset yang adaptif. Amanah besar tersebut kemudian dieksekusi secara cemerlang oleh tim pelaksana di bawah naungan LPPM UM Metro dengan menunjuk akademisi FKIP UMM, Triana Asih, sebagai Ketua Program. Implementasi program ini diperkuat oleh jajaran akademisi lintas disiplin berdedikasi tinggi, yang di dalamnya didominasi oleh pakar-pakar unggulan dari FKIP UMM dan kolaborasi lintas fakultas. Tim pelaksana tersebut terdiri dari Ira Vahlia, Satrio Budi Wibowo, Miftahuz Zakiyah, Sangidatus Sholiha, Maryati, Etik Puji Handayani, Soni Isnaini, dan Suharno Zen. Kehadiran para tim ini membuktikan keahlian multidisiplin yang komprehensif, mulai dari penguasaan metodologi, analisis sains, hingga perancangan edukasi wirausaha modern. ​Masing-masing anggota tim memegang peranan krusial, mencakup penyusunan modul pelatihan kewirausahaan, formulasi Business Model Canvas (BMC), perancangan strategi komersialisasi produk inovasi, hingga pendampingan analisis pasar. Tidak hanya berhenti pada tataran konsep, tim ini juga memfasilitasi business matching yang mempertemukan para inovator muda dengan investor, pelaku industri, serta pengguna teknologi potensial. ​Ketua Program Hackathon Deeptech 2026 sekaligus Dosen FKIP UMM, Triana Asih, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kepercayaan nasional yang diberikan. "Pencapaian pendanaan sebesar Rp998 juta ini merupakan bukti nyata komitmen FKIP UMM dan UM Metro dalam menjembatani inovasi akademik dengan kebutuhan nyata dunia industri. Melalui Hackathon Deeptech 2026, kami optimis melahirkan purwarupa teknologi maupun startup rintisan yang memiliki keberlanjutan bisnis serta memberikan solusi konkret bagi tantangan strategis bangsa," tegasnya. Sementara itu, Ketua LPPM UM Metro, Satrio Budi Wibowo, menekankan bahwa raihan hibah ini sejalan dengan peta jalan riset universitas yang berorientasi pada kemanfaatan publik. "Hilirisasi riset menjadi fokus utama kami. Hasil penelitian tidak boleh hanya menjadi pajangan di lemari akademis atau sekadar publikasi ilmiah, tetapi harus mampu ditransformasikan menjadi produk inovasi yang dirasakan manfaatnya secara ekonomi dan sosial oleh masyarakat luas," jelasnya. ​Pencapaian bersejarah ini menjadi bagian dari manifestasi visi UM Metro dan FKIP UMM sebagai kampus yang Unggul, Profetik, dan Profesional. Keunggulan dibuktikan melalui kemampuan bersaing meraih hibah tingkat nasional. Nilai Profetik terwujud dari keikhlasan dan semangat menghadirkan teknologi yang berorientasi pada kemaslahatan umat. Sementara itu, aspek Profesional tercermin dari tata kelola program yang akuntabel, terstruktur, dan berorientasi pada standar kualitas industri. Melalui keberhasilan Program Hilirisasi Riset Strategis ini, FKIP UMM dan UM Metro semakin mengukuhkan posisinya sebagai kiblat perguruan tinggi swasta yang tidak hanya mencetak lulusan berkarakter, tetapi juga menjadi pelopor inovasi teknologi nasional yang siap membawa Indonesia menuju masa depan yang berkemajuan.

Dosen FKIP UM Metro Terpilih menjadi Ketua Umum APPS PTMA
11
Agustus 2026
Dosen FKIP UM Metro Terpilih menjadi Ketua Umum APPS PTMA
Agustus 2026

Surabaya, 11 Agustus 2026 - Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) Dr. Johan Setiawan, M.Pd. terpilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Program Studi Pendidikan Sejarah (APPS) Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia dalam rangkaian kegiatan Akademi Sejarah Muhammadiyah (ASM) Batch II. Kegiatan tersebut resmi dibuka di Hotel DAFAM Pacific Caesar Surabaya pada Jumat, 7 Agustus 2026, dan berlangsung selama lima hari, 7–11 Agustus 2026. ASM Batch II diselenggarakan oleh Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu). Terpilihnya Dr. Johan Setiawan, M.Pd sebagai Ketua Umum APPS PTMA se-Indonesia menjadi momentum strategis untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi antarprogram studi Pendidikan Sejarah di lingkungan PTMA. Asosiasi ini diharapkan dapat menjadi ruang bersama untuk mengembangkan pendidikan sejarah, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, serta penguatan penulisan sejarah Muhammadiyah. Dalam forum tersebut juga ditekankan pentingnya sinergi antara MPI PP Muhammadiyah dengan Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) serta PTMA yang memiliki Program Studi Pendidikan Sejarah. Sinergi tersebut diperlukan agar pengembangan pendidikan dan kajian sejarah tidak berjalan secara sektoral, tetapi menjadi gerakan bersama yang terintegrasi. Ke depan, APPS PTMA diharapkan mampu memperkuat komunikasi dan kerja sama antarprogram studi dalam penyusunan kurikulum, pengembangan kompetensi dosen dan mahasiswa, penelitian kolaboratif, penulisan sejarah Muhammadiyah, pengembangan sumber belajar sejarah, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran sejarah. Kepemimpinan Dr. Johan Setiawan, M.Pd juga diharapkan dapat mendorong APPS PTMA menjadi wadah strategis untuk memperkuat eksistensi Pendidikan Sejarah di lingkungan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, sekaligus berkontribusi dalam membangun kesadaran sejarah generasi muda serta memperkuat identitas kemuhammadiyahan dan nilai-nilai kebangsaan.