Loading...
LOADING...
ADDRESS
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116
CONTACT
(0725) 42445-42
Jadwal Sholat Kota Metro
Memuat...
PENMARU
FKIP UM Metro
Kabar Terbaru

Berita

5 Dosen UM Metro Ikuti Bimtek Auditor SMM LSP oleh BNSP
07
Oktober 2026
5 Dosen UM Metro Ikuti Bimtek Auditor SMM LSP oleh BNSP
Oktober 2026

JAKARTA — Universitas Muhammadiyah (UM) Metro kembali menegaskan eksistensinya sebagai perguruan tinggi terkemuka yang secara aktif berkontribusi dalam menjaga standar mutu pendidikan dan kompetensi di tingkat nasional. Komitmen teguh ini dibuktikan secara nyata melalui keikutsertaan lima dosen kebanggaan UM Metro dalam agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pelatihan Auditor Manajemen Mutu Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Acara berskala nasional yang diinisiasi oleh Perkumpulan Lembaga Sertifikasi Profesi Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PLSP-PTMA) ini berlangsung dengan sukses di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) pada hari Rabu hingga Jumat, 7-9 September 2026. Kegiatan prestisius ini menjadi sangat krusial dan berbobot karena menghadirkan narasumber otoritatif secara langsung dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sebuah lembaga independen yang bertanggung jawab penuh kepada Presiden atas jaminan mutu kompetensi tenaga kerja di Indonesia. Turut hadir dalam perhelatan akbar ini seluruh jajaran Pengurus LSP PTMA dari berbagai wilayah di Indonesia, menjadikan momentum ini sebagai wadah pertukaran gagasan strategis, sinkronisasi kebijakan, serta penguatan jejaring kemitraan antarkampus di bawah naungan persyarikatan Muhammadiyah. Dalam forum strategis tersebut, delegasi Universitas Muhammadiyah Metro hadir membawa representasi lintas disiplin ilmu yang sangat kuat dan terstruktur. Dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), hadir tiga akademisi handal yang mendedikasikan diri pada kemajuan literasi dan edukasi, yakni Desi Budiono dari Program Studi Pendidikan Ekonomi, Fikriana Khoiriyah dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), serta Febriana dari Program Studi Pendidikan Sejarah. Kekuatan tim ini semakin solid dan berdimensi futuristik dengan kehadiran pakar di bidang teknologi, yakni Dani Anggoro dari Program Studi Ilmu Komputer, dan Ika Arthalia Wulandari yang mewakili Program Studi Sistem Informasi. Kolaborasi apik kelima dosen dari latar belakang keilmuan yang berbeda ini mencerminkan sinergi akademik yang komprehensif dalam mengelola tata mutu kelembagaan. Partisipasi aktif kelima akademisi ini bukanlah sekadar pemenuhan rutinitas tridarma semata, melainkan sebuah lompatan implementasi strategis dari pemenuhan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi. Keterlibatan komprehensif mereka merupakan wujud nyata, valid, dan terukur dari pemenuhan IKU 3, yakni aktivitas Dosen Berkegiatan di Luar Kampus. Dengan menyerap keilmuan manajemen audit langsung dari praktisi BNSP dan berinteraksi secara intensif dengan ekosistem pengurus LSP PTMA se-Indonesia, para dosen mendapatkan pembaruan wawasan, keterampilan audit sistem, dan pengalaman lapangan yang sangat berharga. Pengalaman empiris ini nantinya akan didiseminasikan dan diadaptasi di dalam kampus, sehingga bermuara pada peningkatan kualitas tata kelola LSP UM Metro. Capaian IKU yang konsisten ini menjadi pilar penyangga utama bagi UM Metro untuk terus mempertahankan dan memancarkan marwahnya sebagai institusi akademik berpredikat "Unggul". Dari perspektif global, langkah progresif para dosen UM Metro ini beresonansi sangat kuat dengan komitmen institusi terhadap Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Penguatan kapasitas sivitas akademika sebagai Auditor Manajemen Mutu LSP berbanding lurus dengan upaya akselerasi pencapaian SDG Nomor 4, yaitu memastikan terwujudnya Pendidikan yang Bermutu, inklusif, dan merata. Melalui sistem penjaminan mutu sertifikasi yang diaudit secara ketat dan terstandarisasi oleh BNSP, UM Metro memastikan bahwa setiap proses asesmen keahlian mahasiswa berjalan objektif dan kredibel. Pada gilirannya, lulusan bersertifikat kompetensi tinggi ini akan terserap maksimal di bursa kerja, yang secara langsung menjadi daya dorong bagi tercapainya SDG Nomor 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi yang inklusif di Indonesia. Lebih dari itu, pengiriman delegasi dosen lintas fakultas dalam pelatihan auditor mutu ini menjadi representasi paling otentik dari kristalisasi identitas UM Metro sebagai "Kampus Profetik Profesional". Menjadi seorang auditor manajemen mutu LSP bukan hanya sekadar menuntut kecakapan teknis tingkat tinggi, tetapi juga mensyaratkan integritas moral, objektivitas, kejujuran, dan ketelitian yang tidak bisa ditawar. Di titik inilah, nilai-nilai profetik yang mencakup humanisasi (memanusiakan manusia), liberasi (membebaskan dari kebodohan), dan transendensi (kesadaran ilahiah) bertemu dan melebur dengan etos kerja profesional bertaraf nasional. Kelima dosen UM Metro membuktikan bahwa keprofesionalan mereka dalam mengawal mutu pendidikan senantiasa dilandasi oleh semangat profetik untuk menghadirkan kemanfaatan sebesar-besarnya bagi kemajuan peradaban umat dan bangsa. Melalui inisiatif proaktif dalam Bimtek Auditor SMM LSP olhe BNSP ini, Universitas Muhammadiyah Metro semakin memantapkan diri sebagai institusi yang tidak pernah lelah belajar, berjejaring, dan berinovasi. Sinergi yang harmonis antara keunggulan akademik, pencapaian target IKU nasional, komitmen pada SDGs, serta pijakan moral kenabian, menjadikan UM Metro yang siap melahirkan generasi emas berdaya saing global, kompeten, dan berakhlak mulia.  

Mastama 2026: FKIP UM Metro Sambut 303 Calon Pendidik Bangsa
28
September 2026
Mastama 2026: FKIP UM Metro Sambut 303 Calon Pendidik Bangsa
September 2026

METRO – Memasuki tahun akademik 2026/2027, energi baru dan semangat transformasi kembali memenuhi ruang akademik Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro). Sebanyak 303 mahasiswa baru dari 8 program studi secara resmi mengikuti kegiatan Masa Ta'aruf Mahasiswa (Mastama) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP UMM). Agenda strategis pengenalan lingkungan kampus yang diselenggarakan pada Senin, 28 September 2026, di Aula Buya Hamka Kampus 1 UM Metro ini menjadi pijakan langkah pertama bagi para calon pendidik bangsa untuk menyelami iklim akademik yang inovatif dan terstruktur. Kegiatan Mastama ini dibuka secara langsung oleh Dekan FKIP UMM dalam sebuah prosesi pleno yang khidmat, elegan, dan penuh nuansa keakraban. Pembukaan tersebut turut disaksikan serta dihadiri oleh formasi lengkap pimpinan fakultas, mulai dari jajaran Wakil Dekan (WD), seluruh Ketua Program Studi, hingga ketua-ketua lembaga di lingkungan fakultas. Sebelum ketukan palu pembukaan bergema, Ketua Pelaksana Mastama 2026 lebih dulu menyampaikan laporan komprehensif terkait kesiapan acara, rincian kuantitas peserta, hingga rangkaian agenda yang telah dirancang secara sistematis guna menyambut putra-putri terbaik dari berbagai daerah. Berbeda dengan orientasi mahasiswa di institusi lain yang kerap terjebak pada rutinitas seremonial, Mastama di FKIP UMM dirancang melalui pendekatan intelektual dan karakter yang mendalam. Mastama bukan sekadar ajang pengenalan denah gedung perkuliahan atau struktur birokrasi, melainkan kawah candradimuka awal untuk menanamkan DNA kampus. Di sinilah pilar-pilar karakter Profetik mulai disuntikkan ke dalam pola pikir para mahasiswa. Mereka diajak untuk memahami bahwa menjadi seorang guru bukan sekadar mengejar profesi, melainkan jalan pengabdian (calling) yang membutuhkan kejujuran, amanah, kecerdasan bersikap, dan kemampuan menyampaikan kebenaran layaknya sifat-sifat kenabian. Partisipasi 303 mahasiswa baru yang tersebar di 8 program studi ini menjadi fakta empiris atas besarnya tingkat kepercayaan publik terhadap FKIP UMM. Angka ini merepresentasikan amanah besar dari masyarakat yang meyakini bahwa UM Metro senantiasa konsisten melahirkan lulusan bermutu tinggi. Ketiga ratus tiga mahasiswa ini akan diproyeksikan menjadi agen perubahan (agent of change) yang kelak siap menjawab tantangan kompleks di era pendidikan modern, berbekal kompetensi pedagogik mutakhir serta integritas moral yang sangat kokoh. Usai rangkaian acara pleno pembukaan dan pemaparan visi fakultas, kemeriahan Mastama dilanjutkan dengan sesi keprodian yang dipimpin langsung oleh masing-masing Ketua Program Studi. Pada fase krusial ini, pendekatan yang dilakukan menjadi jauh lebih spesifik dan Profesional. Mahasiswa baru diajak untuk membedah peta jalan kurikulum berbasis capaian, mengenali profil lulusan, memahami etika dan budaya riset, hingga mengidentifikasi prospek karier dari disiplin ilmu yang mereka pilih. Sesi keprodian ini dioptimalkan untuk membangun kedekatan emosional dan akademik antara mahasiswa dengan dosen, serta memantik visi keilmuan mereka agar terarah sejak semester pertama. Sebagai episentrum pembinaan calon guru, FKIP UMM terus berbenah menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang paripurna dan relevan dengan tuntutan global. Harmonisasi antara sistem pengajaran yang Unggul secara fasilitas, bimbingan dosen yang memegang teguh prinsip Profetik, serta tata kelola fakultas yang berjalan secara Profesional, menjadikan kampus ini sebagai lokomotif kebangkitan pendidikan di Provinsi Lampung. Para peserta Mastama tidak hanya diarahkan untuk mengejar Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang sempurna, tetapi juga diwajibkan memiliki kecerdasan emosional, spiritual, dan sosial yang seimbang. Keberhasilan penyelenggaraan Mastama tahun 2026 ini menjadi titik tolak yang sangat menjanjikan bagi perjalanan panjang ratusan calon guru tersebut. Keluarga Besar FKIP UMM menaruh optimisme tinggi agar euforia kebanggaan yang memancar di Aula Buya Hamka hari ini dapat terus menjelma menjadi etos belajar yang konsisten hingga mereka mengenakan toga kelulusan kelak. Inilah langkah awal putra-putri bangsa merajut asa, menimba ilmu, dan bertransformasi menjadi tenaga pendidik berkarakter yang siap mencerahkan peradaban.

Top Score SINTA 2026, Dosen FKIP UM Metro Buktikan Diri Unggul
20
September 2026
Top Score SINTA 2026, Dosen FKIP UM Metro Buktikan Diri Unggul
September 2026

METRO, LAMPUNG – Atmosfer akademik dan budaya riset di lingkungan Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) terus menunjukkan grafik yang sangat progresif dan menggembirakan. Melalui pemetaan capaian kinerja dosen yang secara resmi dirilis oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) per 1 September 2026, terlihat jelas komitmen kuat institusi dalam mengawal kualitas publikasi ilmiah. Menariknya, dalam daftar 20 besar dosen dengan capaian Skor Science and Technology Index (SINTA) 3 Years (Versi 3) tertinggi, jajaran akademisi dan ilmuwan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP UMM) tampil mendominasi. Prestasi ini sekaligus menunjukkan taji fakultas sebagai ujung tombak penelitian unggulan di tingkat universitas. Berdasarkan rekapitulasi data resmi dari LPPM, capaian fenomenal riset universitas ini dipuncaki oleh Prof. Dr. M. Ihsan Dacholfany, M.Ed. di peringkat pertama dengan skor 719,24. Menariknya, dominasi prestasi langsung disusul oleh kebanggaan FKIP UMM. Dr. Johan Setiawan, S.Pd., M.Pd. sukses menempati peringkat kedua dengan skor 697,54, kemudian dikawal ketat oleh Guru Besar kebanggaan fakultas, Prof. Dr. Agus Sutanto, M.Si. di peringkat ketiga dengan skor 691,93. Kehadiran nama-nama besar dari fakultas pencetak pendidik ini di posisi puncak menjadi bukti empiris bahwa FKIP UMM adalah pilar perguruan tinggi yang benar-benar Unggul dalam mengintegrasikan tridharma perguruan tinggi. Selain nama-nama di puncak klasemen tersebut, daftar 20 besar SINTA UM Metro juga dihiasi oleh deretan pakar yang bernaung di bawah payung FKIP UMM. Nama-nama akademisi tangguh seperti Sangidatus Sholiha (Skor 537,25), Ira Vahlia (533,00), Riswanto (492,50), Muhfahroyin (491,55), Eko Susanto (420,83), Hening Widowati (405,25), hingga Friska Octavia Rosa, Hadi Pranoto, Nego Linuhung, Arif Rahman Athhibby, Rahmad Bustanul Anwar dan Satrio Budi Wibowo turut memperkokoh fondasi riset universitas. Para pakar ini tersebar di berbagai bidang keilmuan strategis, mulai dari pendidikan ekonomi, matematika, fisika, biologi, hingga bimbingan dan konseling. Produktivitas riset yang sangat tinggi ini bukan sekadar perlombaan mengejar metrik atau akumulasi angka di platform digital. Bagi FKIP UMM, capaian publikasi bergengsi di SINTA adalah manifestasi langsung dari nilai-nilai Profetik yang senantiasa dianut oleh kampus. Dalam paradigma profetik, ilmu pengetahuan dan riset yang dihasilkan harus membumi, memberikan solusi konkret atas persoalan umat (humanisasi), mencerdaskan masyarakat (liberasi), dan senantiasa dilandasi oleh spirit keikhlasan serta ketuhanan (transendensi). Riset-riset yang dilahirkan oleh dosen FKIP UMM berorientasi kuat pada inovasi pendidikan yang mencerahkan dan membawa kemaslahatan sosial. Lebih dari sekadar pencapaian moral, keberhasilan memborong posisi prestisius di pemeringkatan SINTA ini menunjukkan etos kerja yang sangat Profesional. Di tengah padatnya jadwal pengajaran, pendampingan mahasiswa, dan pengabdian masyarakat, para dosen FKIP UMM terbukti mampu menjaga ritme dan kualitas publikasi di jurnal-jurnal ilmiah bereputasi nasional hingga internasional. Etos kerja Profesional ini menciptakan iklim akademik yang dinamis, di mana mahasiswa secara langsung terpapar oleh wawasan mutakhir dan temuan riset terbaru dari para dosennya, bukan sekadar teori usang dari buku teks peninggalan masa lampau. Langkah LPPM UM Metro melakukan pemetaan dan memberikan apresiasi terhadap dosen dengan capaian SINTA tertinggi ini merupakan strategi jitu untuk merawat ekosistem riset yang berkelanjutan. Capaian ini juga menjadi basis evaluasi bagi universitas dalam melihat kontribusi nyata akademisi terhadap reputasi perguruan tinggi. Keberhasilan mendominasi klaster riset tertinggi ini semakin mengukuhkan positioning FKIP UMM sebagai kampus rujukan utama bagi calon mahasiswa di Provinsi Lampung dan sekitarnya. Dengan didampingi oleh barisan pendidik berkelas peneliti nasional, mahasiswa dipastikan menerima kualitas pendidikan bertaraf tinggi. Ke depan, FKIP UMM akan terus memperluas sayap penelitiannya, berkolaborasi menembus batas keilmuan, dan menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi penerus bangsa yang Unggul, Profetik, dan Profesional di tengah tantangan peradaban global.

Lulus 100%! 4 Dosen FKIP UM Metro Sukses Sertifikasi 2026
18
September 2026
Lulus 100%! 4 Dosen FKIP UM Metro Sukses Sertifikasi 2026
September 2026

METRO – Kualitas sumber daya manusia di lingkungan Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) kembali mendapatkan pengakuan mutlak di panggung pendidikan nasional. Pada tahun 2026 ini, UM Metro menorehkan rekor dan prestasi gemilang dengan tingkat kelulusan 100 persen pada program Sertifikasi Dosen (Serdos) berskala nasional. Dari total 11 dosen UM Metro yang diusulkan untuk mengikuti tahapan seleksi ketat tersebut, seluruhnya dinyatakan lulus dengan predikat yang sangat memuaskan. Prestasi ini sekaligus menjadi ruang pembuktian bagi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP UMM) yang kembali menyumbangkan nama-nama akademisi terbaiknya dalam daftar kelulusan elit tersebut. ​Berdasarkan pengumuman resmi kelulusan Sertifikasi Dosen Tahun 2026, terdapat representasi kuat dari FKIP UMM. Para pendidik tangguh yang berhasil meraih gelar dosen tersertifikasi tersebut adalah Johan Setiawan dari Program Studi Pendidikan Sejarah, serta barisan pakar dari Program Studi Pendidikan Ekonomi yakni Fajri Arif Wibawa, Lilian Mega Puri, dan Desi Budiono. Para akademisi tangguh ini telah melewati serangkaian proses evaluasi yang sangat komprehensif, mulai dari penilaian portofolio rekam jejak tridharma, tes kemampuan dasar dan bahasa, hingga penilaian persepsi diri yang melibatkan atasan, sejawat, dan mahasiswa. ​Keberhasilan menyapu bersih 100 persen tingkat kelulusan usulan sertifikasi ini bukanlah sebuah pencapaian yang bersifat instan. Hal ini merupakan buah dari tata kelola kelembagaan yang terstruktur dan komitmen kuat dari rektorat serta dekanat dalam membina karier akademik dosen. Bagi FKIP UMM, pencapaian ini adalah validasi tak terbantahkan bahwa mereka adalah lembaga pencetak tenaga pendidik yang benar-benar Unggul. Sertifikasi dosen sendiri merupakan tolok ukur resmi dari pemerintah yang menjamin bahwa seorang dosen telah secara sah memenuhi standar empat kompetensi dasar: kompetensi pedagogik, kompetensi keilmuan, kepribadian, dan sosial. ​Dalam konteks nilai-nilai keutamaan perguruan tinggi, keberhasilan ini semakin mempertegas identitas FKIP UMM sebagai kampus yang Profetik. Nilai kenabian (profetik) menuntut para dosen untuk tidak sekadar menggugurkan kewajiban transfer ilmu di ruang kelas, tetapi juga bertindak sebagai teladan moral (uswah hasanah) bagi para mahasiswanya. Dengan lulusnya para dosen ini, mereka diakui secara de jure dan de facto memiliki kematangan emosional dan spiritual untuk membimbing mahasiswa menuju pencerahan. Konsep humanisasi, liberasi, dan transendensi yang menjadi ruh pendidikan Muhammadiyah dipastikan akan semakin terintegrasi dalam setiap langkah pengajaran mereka. ​Lebih lanjut, predikat Profesional yang kini melekat pada dosen-dosen dari Program Studi Pendidikan Sejarah dan Pendidikan Ekonomi tersebut akan membawa dampak langsung pada kualitas ekosistem perkuliahan. Mahasiswa akan mendapatkan bimbingan dari pakar yang kapasitas keilmuannya telah diuji dan diakui oleh negara. Di bidang Pendidikan Ekonomi, pengakuan ini akan mendorong lahirnya riset-riset ekonomi terapan dan pengembangan model pembelajaran yang inovatif. Sementara di bidang Pendidikan Sejarah, kehadiran dosen bersertifikat nasional akan memperkuat analisis historis kritis yang sangat dibutuhkan untuk membentuk kesadaran kebangsaan generasi muda. ​Momentum kelulusan 100 persen usulan sertifikasi dosen ini menjadi energi positif yang menginspirasi seluruh civitas akademika UM Metro. Ke depan, pencapaian ini diyakini mampu memacu semangat akademisi lain untuk terus meningkatkan kualifikasi dan kepangkatannya. Dengan barisan pendidik yang tersertifikasi secara resmi, FKIP UMM semakin mantap melangkah sebagai institusi rujukan utama bagi masyarakat luas. Ini adalah bukti sahih dedikasi UM Metro dalam mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas secara intelektual, tangguh secara mental, dan anggun secara moral di era globalisasi.

"Unggul!" 5 Dosen FKIP UM Metro Raih Predikat Terbaik 2026
17
September 2026
"Unggul!" 5 Dosen FKIP UM Metro Raih Predikat Terbaik 2026
September 2026

METRO (17/9/2026) – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Metro (FKIP UMM) di tahun ini. Tepat pada Kamis, 17 September 2026, momentum bersejarah dan penuh kebanggaan tercipta dalam agenda penyampaian Laporan Evaluasi Pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi UM Metro T. A. 2025/2026. Laporan strategis yang dibacakan langsung oleh Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Drs. Purwiro Harjati, M.Pd., ini menjadi validasi sahih atas kualitas pendidikan tinggi yang diselenggarakan di lingkungan persyarikatan. ​Laporan Audit Internal Catur Dharma Perguruan Tinggi merupakan instrumen pengukuran kinerja yang sangat krusial. Penilaian ini mencakup empat pilar utama, yakni Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, serta penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Berdasarkan hasil evaluasi ketat yang dilakukan oleh LPM, FKIP UMM berhasil menduduki peringkat ke-2 sebagai Fakultas Terbaik di lingkungan UM Metro, bersanding dengan Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dalam jajaran tiga besar. ​Pencapaian ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan kristalisasi dari komitmen seluruh sivitas akademika dalam mewujudkan visi fakultas yang Unggul, Profetik, dan Profesional. Keberhasilan menjadi Fakultas Terbaik ke-2 ini membuktikan bahwa ekosistem akademik di FKIP UMM berjalan dengan standar mutu yang sangat tinggi, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta senantiasa dilandasi oleh nilai-nilai luhur keislaman yang mencerahkan. ​Keunggulan FKIP UMM semakin bersinar terang dengan pencapaian yang ditorehkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika. Dalam kategori Program Studi Terbaik se-Universitas Muhammadiyah Metro, Pendidikan Matematika berhasil menempati peringkat ke-2, bersaing ketat dengan Program Studi Biomedis dan Manajemen. Prestasi ini menegaskan bahwa kualitas kurikulum, fasilitas riset, hingga metode pembelajaran di program studi eksakta FKIP UMM dikelola secara Profesional dan mampu menghasilkan luaran pendidikan yang berdaya saing global. ​Tidak berhenti pada tataran kelembagaan, dominasi keunggulan FKIP UMM juga dibuktikan secara nyata oleh sumber daya manusianya. Kualitas pendidikan yang berkelas tentunya lahir dari tangan-tangan pendidik yang hebat. Hal ini dibuktikan dengan masuknya lima nama dosen FKIP UMM ke dalam daftar elite Dosen Terbaik Program Sarjana dan Vokasi tingkat universitas. ​Para dosen inspiratif tersebut adalah Ira Vahlia (Program Studi Pendidikan Matematika), Muhammad Alfarisi (Program Studi PGSD), Titin Sarwendah (Program Studi PGSD), Satrio Wicaksono (Program Studi Pendidikan Matematika), dan Dedy Hidayatullah (Program Studi Pendidikan Fisika). Kelima akademisi ini dinilai telah menunjukkan kinerja luar biasa dalam melaksanakan Catur Dharma Perguruan Tinggi, membimbing mahasiswa berprestasi, menghasilkan riset berdampak tinggi, serta mengabdi kepada masyarakat. ​Kiprah luar biasa dari kelima dosen ini merupakan representasi nyata dari karakter dosen yang Profetik mendidik dengan keikhlasan, menginspirasi dengan keteladanan, dan mengarahkan mahasiswa dengan nilai-nilai humanisasi, liberasi, serta transendensi. Kinerja mereka yang terukur dan berlisensi juga mencerminkan sikap Profesional dalam menjawab tantangan era disrupsi pendidikan. ​Raihan prestasi beruntun dari tingkat program studi, fakultas, hingga individu dosen ini menjadi kado terindah sekaligus pemacu semangat bagi Keluarga Besar FKIP UMM. Melalui Laporan Audit Internal Catur Dharma 2026 ini, masyarakat luas semakin diyakinkan bahwa memilih FKIP UMM sebagai tempat menempa ilmu adalah sebuah keputusan yang sangat tepat. Sebagai lokomotif peradaban, FKIP UMM berkomitmen untuk terus bergerak dinamis, mencetak generasi pendidik yang cerdas, berintegritas, dan siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat demi kemajuan bangsa Indonesia.