Loading...
LOADING...
ADDRESS
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116
CONTACT
(0725) 42445-42
Jadwal Sholat Kota Metro
Memuat...
PENMARU
FKIP UM Metro
Berita

Lulus 100%! 4 Dosen FKIP UM Metro Sukses Sertifikasi 2026

Lulus 100%! 4 Dosen FKIP UM Metro Sukses Sertifikasi 2026

Author
Redaksi
18 September 2026
Tanggal Rilis
Berita
Kategori

METRO – Kualitas sumber daya manusia di lingkungan Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) kembali mendapatkan pengakuan mutlak di panggung pendidikan nasional. Pada tahun 2026 ini, UM Metro menorehkan rekor dan prestasi gemilang dengan tingkat kelulusan 100 persen pada program Sertifikasi Dosen (Serdos) berskala nasional. Dari total 11 dosen UM Metro yang diusulkan untuk mengikuti tahapan seleksi ketat tersebut, seluruhnya dinyatakan lulus dengan predikat yang sangat memuaskan. Prestasi ini sekaligus menjadi ruang pembuktian bagi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP UMM) yang kembali menyumbangkan nama-nama akademisi terbaiknya dalam daftar kelulusan elit tersebut.

​Berdasarkan pengumuman resmi kelulusan Sertifikasi Dosen Tahun 2026, terdapat representasi kuat dari FKIP UMM. Para pendidik tangguh yang berhasil meraih gelar dosen tersertifikasi tersebut adalah Johan Setiawan dari Program Studi Pendidikan Sejarah, serta barisan pakar dari Program Studi Pendidikan Ekonomi yakni Fajri Arif Wibawa, Lilian Mega Puri, dan Desi Budiono. Para akademisi tangguh ini telah melewati serangkaian proses evaluasi yang sangat komprehensif, mulai dari penilaian portofolio rekam jejak tridharma, tes kemampuan dasar dan bahasa, hingga penilaian persepsi diri yang melibatkan atasan, sejawat, dan mahasiswa.

​Keberhasilan menyapu bersih 100 persen tingkat kelulusan usulan sertifikasi ini bukanlah sebuah pencapaian yang bersifat instan. Hal ini merupakan buah dari tata kelola kelembagaan yang terstruktur dan komitmen kuat dari rektorat serta dekanat dalam membina karier akademik dosen. Bagi FKIP UMM, pencapaian ini adalah validasi tak terbantahkan bahwa mereka adalah lembaga pencetak tenaga pendidik yang benar-benar Unggul. Sertifikasi dosen sendiri merupakan tolok ukur resmi dari pemerintah yang menjamin bahwa seorang dosen telah secara sah memenuhi standar empat kompetensi dasar: kompetensi pedagogik, kompetensi keilmuan, kepribadian, dan sosial.

​Dalam konteks nilai-nilai keutamaan perguruan tinggi, keberhasilan ini semakin mempertegas identitas FKIP UMM sebagai kampus yang Profetik. Nilai kenabian (profetik) menuntut para dosen untuk tidak sekadar menggugurkan kewajiban transfer ilmu di ruang kelas, tetapi juga bertindak sebagai teladan moral (uswah hasanah) bagi para mahasiswanya. Dengan lulusnya para dosen ini, mereka diakui secara de jure dan de facto memiliki kematangan emosional dan spiritual untuk membimbing mahasiswa menuju pencerahan. Konsep humanisasi, liberasi, dan transendensi yang menjadi ruh pendidikan Muhammadiyah dipastikan akan semakin terintegrasi dalam setiap langkah pengajaran mereka.

​Lebih lanjut, predikat Profesional yang kini melekat pada dosen-dosen dari Program Studi Pendidikan Sejarah dan Pendidikan Ekonomi tersebut akan membawa dampak langsung pada kualitas ekosistem perkuliahan. Mahasiswa akan mendapatkan bimbingan dari pakar yang kapasitas keilmuannya telah diuji dan diakui oleh negara. Di bidang Pendidikan Ekonomi, pengakuan ini akan mendorong lahirnya riset-riset ekonomi terapan dan pengembangan model pembelajaran yang inovatif. Sementara di bidang Pendidikan Sejarah, kehadiran dosen bersertifikat nasional akan memperkuat analisis historis kritis yang sangat dibutuhkan untuk membentuk kesadaran kebangsaan generasi muda.

​Momentum kelulusan 100 persen usulan sertifikasi dosen ini menjadi energi positif yang menginspirasi seluruh civitas akademika UM Metro. Ke depan, pencapaian ini diyakini mampu memacu semangat akademisi lain untuk terus meningkatkan kualifikasi dan kepangkatannya. Dengan barisan pendidik yang tersertifikasi secara resmi, FKIP UMM semakin mantap melangkah sebagai institusi rujukan utama bagi masyarakat luas. Ini adalah bukti sahih dedikasi UM Metro dalam mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas secara intelektual, tangguh secara mental, dan anggun secara moral di era globalisasi.

Kontribusi Sustainable Development Goals (SDGs)