Loading...
LOADING...
ADDRESS
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116
CONTACT
(0725) 42445-42
Jadwal Sholat Kota Metro
Memuat...
PENMARU
FKIP UM Metro
Hero Slider
Hero Slider

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Metro

— FKIP UM Metro —

Jelajahi Sekarang
Penerimaan Mahasiswa Baru

Mari Bergabung Bersama Kami

Jadilah bagian dari generasi unggul pembawa perubahan.

Program Studi

Pilihan prodi untuk masa depanmu

Pendidikan Bahasa Inggris
Pendidikan Bahasa Inggris

S1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Lihat Prodi
Pendidikan Sejarah
Pendidikan Sejarah

S1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Lihat Prodi
Pendidikan Ekonomi
Pendidikan Ekonomi

S1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Lihat Prodi
Pendidikan Matematika
Pendidikan Matematika

S1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Lihat Prodi
Bimbingan Dan Konseling
Bimbingan Dan Konseling

S1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Lihat Prodi
Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Pendidikan Guru Sekolah Dasar

S1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Lihat Prodi
Pendidikan Fisika
Pendidikan Fisika

S1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Lihat Prodi
Pendidikan Biologi
Pendidikan Biologi

S1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Lihat Prodi
Top Score SINTA 2026, Dosen FKIP UM Metro Buktikan Diri Unggul
20 Sep 2026

Top Score SINTA 2026, Dosen FKIP UM Metro Buktikan Diri Unggul

METRO, LAMPUNG – Atmosfer akademik dan budaya riset di lingkungan Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) terus menunjukkan grafik yang sangat progresif dan menggembirakan. Melalui pemetaan capaian kinerja dosen yang secara resmi dirilis oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) per 1 September 2026, terlihat jelas komitmen kuat institusi dalam mengawal kualitas publikasi ilmiah. Menariknya, dalam daftar 20 besar dosen dengan capaian Skor Science and Technology Index (SINTA) 3 Years (Versi 3) tertinggi, jajaran akademisi dan ilmuwan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP UMM) tampil mendominasi. Prestasi ini sekaligus menunjukkan taji fakultas sebagai ujung tombak penelitian unggulan di tingkat universitas. Berdasarkan rekapitulasi data resmi dari LPPM, capaian fenomenal riset universitas ini dipuncaki oleh Prof. Dr. M. Ihsan Dacholfany, M.Ed. di peringkat pertama dengan skor 719,24. Menariknya, dominasi prestasi langsung disusul oleh kebanggaan FKIP UMM. Dr. Johan Setiawan, S.Pd., M.Pd. sukses menempati peringkat kedua dengan skor 697,54, kemudian dikawal ketat oleh Guru Besar kebanggaan fakultas, Prof. Dr. Agus Sutanto, M.Si. di peringkat ketiga dengan skor 691,93. Kehadiran nama-nama besar dari fakultas pencetak pendidik ini di posisi puncak menjadi bukti empiris bahwa FKIP UMM adalah pilar perguruan tinggi yang benar-benar Unggul dalam mengintegrasikan tridharma perguruan tinggi. Selain nama-nama di puncak klasemen tersebut, daftar 20 besar SINTA UM Metro juga dihiasi oleh deretan pakar yang bernaung di bawah payung FKIP UMM. Nama-nama akademisi tangguh seperti Sangidatus Sholiha (Skor 537,25), Ira Vahlia (533,00), Riswanto (492,50), Muhfahroyin (491,55), Eko Susanto (420,83), Hening Widowati (405,25), hingga Friska Octavia Rosa, Hadi Pranoto, Nego Linuhung, Arif Rahman Athhibby, Rahmad Bustanul Anwar dan Satrio Budi Wibowo turut memperkokoh fondasi riset universitas. Para pakar ini tersebar di berbagai bidang keilmuan strategis, mulai dari pendidikan ekonomi, matematika, fisika, biologi, hingga bimbingan dan konseling. Produktivitas riset yang sangat tinggi ini bukan sekadar perlombaan mengejar metrik atau akumulasi angka di platform digital. Bagi FKIP UMM, capaian publikasi bergengsi di SINTA adalah manifestasi langsung dari nilai-nilai Profetik yang senantiasa dianut oleh kampus. Dalam paradigma profetik, ilmu pengetahuan dan riset yang dihasilkan harus membumi, memberikan solusi konkret atas persoalan umat (humanisasi), mencerdaskan masyarakat (liberasi), dan senantiasa dilandasi oleh spirit keikhlasan serta ketuhanan (transendensi). Riset-riset yang dilahirkan oleh dosen FKIP UMM berorientasi kuat pada inovasi pendidikan yang mencerahkan dan membawa kemaslahatan sosial. Lebih dari sekadar pencapaian moral, keberhasilan memborong posisi prestisius di pemeringkatan SINTA ini menunjukkan etos kerja yang sangat Profesional. Di tengah padatnya jadwal pengajaran, pendampingan mahasiswa, dan pengabdian masyarakat, para dosen FKIP UMM terbukti mampu menjaga ritme dan kualitas publikasi di jurnal-jurnal ilmiah bereputasi nasional hingga internasional. Etos kerja Profesional ini menciptakan iklim akademik yang dinamis, di mana mahasiswa secara langsung terpapar oleh wawasan mutakhir dan temuan riset terbaru dari para dosennya, bukan sekadar teori usang dari buku teks peninggalan masa lampau. Langkah LPPM UM Metro melakukan pemetaan dan memberikan apresiasi terhadap dosen dengan capaian SINTA tertinggi ini merupakan strategi jitu untuk merawat ekosistem riset yang berkelanjutan. Capaian ini juga menjadi basis evaluasi bagi universitas dalam melihat kontribusi nyata akademisi terhadap reputasi perguruan tinggi. Keberhasilan mendominasi klaster riset tertinggi ini semakin mengukuhkan positioning FKIP UMM sebagai kampus rujukan utama bagi calon mahasiswa di Provinsi Lampung dan sekitarnya. Dengan didampingi oleh barisan pendidik berkelas peneliti nasional, mahasiswa dipastikan menerima kualitas pendidikan bertaraf tinggi. Ke depan, FKIP UMM akan terus memperluas sayap penelitiannya, berkolaborasi menembus batas keilmuan, dan menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi penerus bangsa yang Unggul, Profetik, dan Profesional di tengah tantangan peradaban global.

Baca detail

Agenda & Artikel

Rektor Buka Kuliah 2026, FKIP UM Metro Terapkan Hybrid & OBE
17 Sep
Rektor Buka Kuliah 2026, FKIP UM Metro Terapkan Hybrid & OBE

METRO – Genderang dimulainya tahun akademik baru telah resmi ditabuh dengan penuh optimisme. Rektor Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) secara resmi membuka kegiatan perkuliahan untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Momen pembukaan yang sarat akan semangat akademis ini ditandai secara simbolis melalui prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) Mengajar oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP UMM) kepada perwakilan dosen. Langkah strategis ini bukan sekadar penanda administratif tahunan, melainkan sebuah deklarasi kesiapan utuh FKIP UMM dalam mengawal proses pendidikan yang mutakhir, berkualitas, dan berkemajuan. Dalam amanat pembukaannya, Rektor memberikan penegasan arah kebijakan institusi yang sangat visioner. Beliau menetapkan dan memperkuat komitmen UM Metro sebagai Teaching University unggulan di Provinsi Lampung dan sekitarnya. Untuk merealisasikan visi besar tersebut, rektorat menginstruksikan penerapan pendekatan kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang dieksekusi secara terintegrasi melalui moda Hybrid Learning. Pendekatan inovatif ini dinilai sebagai langkah paling komprehensif dalam mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai fondasi teoritis, tetapi juga memiliki rekam jejak keterampilan nyata yang selaras dengan tuntutan dunia kerja masa kini. Bagi FKIP UMM, implementasi kurikulum berbasis OBE menjadi momentum krusial untuk semakin menegaskan posisinya sebagai lembaga pencetak tenaga pendidik yang Unggul. Melalui skema OBE, capaian pembelajaran (learning outcomes) mahasiswa menjadi fokus dan indikator utama. Setiap mahasiswa FKIP UMM akan digembleng untuk memiliki kompetensi pedagogik yang terukur, nalar kritis yang tajam, serta resiliensi tinggi di era disrupsi digital. Hal ini sejalan dengan komitmen fakultas dalam menghadirkan ekosistem pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter, bukan sekadar perolehan angka di atas transkrip nilai. Penggunaan moda Hybrid Learning yang memadukan interaksi tatap muka langsung di ruang kelas dengan kecanggihan sistem pembelajaran dalam jaringan (daring) juga menjadi bukti sahih bahwa sistem pengajaran di fakultas ini dikelola secara modern dan Profesional. Mahasiswa dan dosen kini didorong untuk memanfaatkan fleksibilitas ruang dan waktu serta akses tanpa batas terhadap sumber literatur global. Pemanfaatan teknologi ini dipastikan akan memperkaya pengalaman belajar mahasiswa calon guru agar mereka kelak siap menghadapi dinamika transformasi pendidikan di sekolah-sekolah masa depan. Di balik kemegahan adopsi teknologi dan kurikulum global, FKIP UMM tetap kokoh berpijak pada akar identitasnya. Segala bentuk kemajuan akademik yang diterapkan senantiasa dibingkai erat oleh nilai-nilai Profetik. Pembelajaran tidak hanya ditujukan untuk transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pewarisan nilai-nilai keluhuran budi. Sifat-sifat kenabian seperti kejujuran, dedikasi tinggi, kecerdasan, dan kemampuan komunikasi yang mencerahkan selalu disisipkan dalam setiap mata kuliah. Integrasi harmonis antara kecanggihan kurikulum OBE, teknologi, dan karakter profetik inilah yang menjadikan lulusan FKIP UMM memiliki keistimewaan tak tertandingi di bursa kerja. Menyongsong dinamika tahun akademik baru ini, agenda strategis telah disusun secara sistematis. Rangkaian kegiatan akan diawali dengan Masa Ta'aruf Mahasiswa (Mastama) yang dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 24 September 2026. Agenda Mastama dirancang khusus untuk memperkenalkan budaya akademik yang elegan, menanamkan nilai-nilai keislaman, serta menumbuhkan kebanggaan almamater bagi mahasiswa baru. Selanjutnya, perkuliahan perdana akan digulirkan secara serentak mulai hari Senin, 28 September 2026. Melalui momentum pembukaan Semester Ganjil T.A. 2026/2027 ini, FKIP UMM memanggil seluruh putra-putri terbaik bangsa untuk melangkah bersama mengukir masa depan. Dengan dosen-dosen pakar yang telah menerima mandat SK Mengajar, fasilitas Hybrid Learning interaktif, serta kurikulum OBE yang presisi, institusi ini siap mencetak pemimpin peradaban. Inilah saat yang tepat untuk menjadi bagian dari FKIP UMM, kampus yang senantiasa Unggul dalam inovasi, berkarakter Profetik, dan berkarya secara Profesional untuk kemajuan pendidikan Indonesia.

Reorientasi Literasi Finansial di Era Digital: Menggagas Pendidik Ekonomi yang Unggul, Profetik, dan Profesional
05 Sep
Reorientasi Literasi Finansial di Era Digital: Menggagas Pendidik Ekonomi yang Unggul, Profetik, dan Profesional

Oleh: Dosen Pendidikan Ekonomi Mencermati dinamika sosial-ekonomi di era digital, dunia akademik dihadapkan pada satu ironi yang mencolok: tingginya kemudahan akses layanan keuangan tidak diiringi dengan pemahaman yang memadai. Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2024, indeks inklusi keuangan penduduk Indonesia telah mencapai 75,02%. Namun, indeks literasi keuangan baru menyentuh angka 65,43%. Celah (gap) yang masih menganga inilah yang menjadi akar maraknya masyarakat termasuk generasi muda dan mahasiswa yang terjerat jebakan paylater, investasi bodong, hingga pinjaman online (pinjol) ilegal. Lebih memprihatinkan lagi, data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan fakta yang sangat menampar wajah pendidikan kita: sebanyak 42 persen korban dari pinjol ilegal adalah guru. Selain guru, laporan juga menunjukkan bahwa mayoritas penerima pinjaman online di Indonesia merupakan anak muda. Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) bahkan mencatat sebanyak 18.633 laporan terkait pinjol ilegal, di mana kelompok usia 26–35 tahun menjadi yang paling banyak terjerat. Realitas statistik ini menunjukkan bahwa ada ruang kosong antara penguasaan teori ekonomi di ruang kelas dengan praksis pengambilan keputusan di dunia nyata. Di sinilah program studi pendidikan ekonomi harus mengambil peran epistemologis dan praktis yang lebih berani. Mahasiswa pendidikan ekonomi adalah calon guru yang kelak merespons langsung arsitektur kognitif generasi penerus. Jika gurunya saja rentan terhadap disrupsi finansial, bagaimana kita bisa menyelamatkan siswanya? Sebagai rahim pencetak tenaga pendidik, Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) memiliki tanggung jawab historis dan moral untuk merespons tantangan ini. Kita dapat melihat bagaimana komitmen dari institusi pendidikan di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah, seperti FKIP UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) dan UM Metro (Universitas Muhammadiyah Metro), yang terus berupaya menjadi lokomotif perubahan. Institusi-institusi ini mengarahkan desain pembelajarannya tidak sekadar untuk mencetak lulusan sarjana, tetapi untuk membangun ekosistem akademik yang unggul dalam merespons realitas literasi masyarakat. Keunggulan tersebut dapat dicapai melalui dua pilar utama. Pertama, pilar kompetensi profesional. Calon guru ekonomi tidak cukup hanya bisa menggambar kurva penawaran-permintaan. Mereka harus menguasai pedagogi digital dan adaptif terhadap instrumen ekonomi kontemporer. Mereka dituntut memfasilitasi pembelajaran yang membekali siswa dengan kecakapan hidup (life skills) dan manajemen risiko keuangan pribadi sejak dini, sehingga anak didik tidak lagi menjadi sekadar angka dalam statistik korban kejahatan finansial digital. Kedua, dan yang paling esensial sebagai penyeimbang kapitalisme digital, adalah pilar profetik. Ilmu ekonomi yang nir-etika hanya akan melahirkan agen-agen yang eksploitatif. Pendekatan profetik (kenabian) dalam pendidikan ekonomi mensyaratkan internalisasi tiga nilai: humanisasi (memanusiakan manusia dalam praktik ekonomi), liberasi (membebaskan masyarakat dari eksploitasi jerat utang yang menindas), serta transendensi (menautkan setiap aktivitas ekonomi dengan nilai ketuhanan). Pada akhirnya, tantangan disrupsi ekonomi dan jeratan finansial ilegal saat ini adalah ujian sesungguhnya bagi kita, para akademisi. Sudah saatnya kita bergerak melampaui kurikulum yang bersifat tekstual menuju pendidikan ekonomi yang transformatif. Hanya dengan berbasis pada data, inovasi pembelajaran, dan nilai spiritual, kita mampu melahirkan pendidik-pendidik ekonomi sejati yang tidak hanya cerdas dan profesional di depan kelas, tetapi juga mengemban misi profetik untuk mencerahkan sekaligus melindungi masa depan peradaban bangsa.  

Menyeka Keringat Orang Tua dengan Predikat Wisudawan Terbaik
10 Aug
Menyeka Keringat Orang Tua dengan Predikat Wisudawan Terbaik

Oleh: Nadia Lailatur Umaroh Siapa sangka, mahasiswi yang sempat berkecil hati dan menahan rindu akibat ditinggal ayah merantau, kini justru memberikan kejutan terbesar bagi keluarganya: lulus sebagai wisudawan terbaik fakultas. Nadia adalah anak pertama dari dua bersaudara, seorang perempuan yang memiliki adik laki-laki yang masih menempuh pendidikan sekolah dasar. Nadia berasal dari keluarga sederhana dan merupakan anak dari seorang petani yang sejak kecil mengajarkannya arti kerja keras, kesabaran, dan perjuangan. Dengan bekal semangat dan nilai-nilai perjuangan yang diajarkan kedua orang tua, Nadia pun berusaha untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Setelah menyelesaikan pendidikan Sekolah Menengah Atas pada tahun 2022, dengan rasa syukur Nadia dapat langsung melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi di Pendidikan Ekonomi Universitas Muhammadiyah Metro. Kesempatan kuliah di Pendidikan Ekonomi UM Metro tentu tidak terlepas dari doa, usaha, dan kerja keras bapak dan ibu yang selalu berusaha memberikan pendidikan terbaik untuk saya. Sejak saat itu, saya bertekad untuk belajar dengan sungguh-sungguh dan menyelesaikan studi di Pendidikan Ekonomi dengan baik agar suatu hari nanti dapat membanggakan kedua orang tua. Dalam menjalani perkuliahan, Nadia menyadari bahwa perjalanan menuju cita-cita tidak selalu mudah. Saat Nadia masih berada di semester 2, dengan berat hati ayahnya berangkat bekerja jauh dari keluarga untuk membantu memenuhi kebutuhan dan biaya pendidikan Nadia. Kepergian bapak membuat Nadia merasa sedih dan rindu, tetapi Nadia memahami bahwa keputusan tersebut merupakan bentuk kasih sayang dan pengorbanannya demi masa depan anak-anaknya. Karena itu, Nadia menjadikan perjuangan bapak sebagai motivasi untuk terus kuat, belajar dengan sungguh-sungguh, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi setiap kesulitan selama kuliah di Pendidikan Ekonomi UM Metro. Waktu terus berjalan hingga akhirnya Nadia memasuki semester 7 dan bapak dapat kembali pulang untuk berkumpul bersama keluarga. Kepulangan bapak menjadi kebahagiaan yang sangat berarti bagi Nadia dan keluarga karena setelah sekian lama, kami dapat kembali bersama. Perjuangan panjang tersebut akhirnya membawa Nadia pada pencapaian yang sangat ia syukuri. Pada 8 Agustus tahun 2026, dengan penuh rasa syukur alhamdulillah Nadia berhasil menyelesaikan pendidikan dan diwisuda sebagai sarjana Pendidikan Ekonomi di Universitas Muhammadiyah Metro. Hal yang tidak pernah Nadia sangka, di hari yang membahagiakan itu Nadia juga dipercaya menjadi salah satu wisudawan terbaik tingkat Fakultas FKIP UM Metro. Pencapaian tersebut menjadi kejutan dan kebanggaan tersendiri bagi Nadia dan juga orang tua, karena Nadia menyadari bahwa semua hasil ini tidak terlepas dari doa, usaha, dan pengorbanannya. Saat melihat bapak dan ibu hadir di hari wisuda, Nadia merasa sangat terharu karena teringat kembali pada semua perjuangan yang telah mereka lalui untuk Nadia. Nadia sangat bersyukur dan bangga karena dapat memberikan kebahagiaan serta senyum bangga kepada mereka. Semoga Allah SWT selalu memberikan bapak dan ibu kesehatan, umur yang panjang, rezeki yang cukup, serta kebahagiaan dalam setiap langkah mereka. Semoga Nadia juga diberikan kesempatan dan kemampuan untuk terus membahagiakan mereka serta membalas sedikit demi sedikit segala kebaikan dan pengorbanan yang telah diberikan kepada Nadia. - Nadia

Hari Pendidikan Nasional 2026
02 May
Hari Pendidikan Nasional 2026

Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua Oleh: Dr. Arif Rahman Aththibby, M. Pd. Si. (Dekan FKIP UM Metro)  Menguatkan partisipasi semesta dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua bukan sekadar slogan seremonial setiap 2 Mei, tetapi sebuah refleksi mendalam tentang arah pendidikan nasional. Pendidikan tidak boleh direduksi menjadi sekadar proses mencetak tenaga kerja atau memenuhi kebutuhan industri semata. Pendidikan memiliki mandat yang jauh lebih luas dan mendasar, yakni membentuk karakter manusia Indonesia seutuhnya sebagaimana tercantum dalam tujuan pendidikan nasional: mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, paradigma pendidikan perlu terus diarahkan pada upaya memuliakan manusia, bukan sekadar menyiapkannya menjadi “siap kerja”. Dalam konteks ini, pendidikan yang memuliakan menempatkan peserta didik sebagai subjek yang utuh memiliki rasa, karsa, dan cipta bukan sebagai “wadah kosong” yang diisi pengetahuan secara mekanistik. Keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik atau nilai rapor, tetapi dari kemampuan individu mengenali potensi dirinya, membangun karakter, serta memiliki kemandirian belajar sepanjang hayat. Pergeseran paradigma ini menjadi sangat penting di tengah arus globalisasi dan tuntutan kompetensi abad ke-21, agar pendidikan tidak kehilangan arah filosofisnya. Penguatan kembali konsep Tri Pusat Pendidikan menjadi kunci dalam mewujudkan pendidikan yang holistik. Keluarga sebagai lingkungan pertama membentuk dasar karakter, nilai, dan integritas anak. Sekolah berperan sebagai ruang pengembangan intelektual dan sosial yang inklusif, di mana guru tidak lagi sekadar pengajar, melainkan fasilitator dan mentor pembelajaran. Sementara itu, masyarakat menjadi ruang kontekstual yang memperkaya pengalaman belajar melalui interaksi nyata dengan kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya. Sinergi ketiga pusat ini menegaskan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya institusi formal. Di era kemajuan teknologi yang pesat, tantangan pendidikan bukan hanya bagaimana memanfaatkan teknologi, tetapi bagaimana menjadikannya tetap manusiawi. Teknologi harus menjadi alat untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, bukan menggantikannya. Pendidikan yang bermutu adalah pendidikan yang mampu menyeimbangkan antara kecakapan global dan akar lokal, antara kecerdasan intelektual dan kematangan karakter. Dengan demikian, momentum Hari Pendidikan Nasional 2026 seharusnya menjadi ajakan reflektif bagi seluruh elemen bangsa untuk kembali menempatkan pendidikan pada hakikatnya: membentuk manusia yang utuh, bukan sekadar pekerja. Mencerdaskan kehidupan bangsa adalah proses panjang yang hanya dapat terwujud melalui gotong royong semua pihak keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam membangun generasi yang berkarakter, berpengetahuan, dan bertanggung jawab terhadap masa depan bangsa.    

Papan Informasi

Informasi: Penandatanganan Ijazah Yudisium II
24 Aug 2026
Informasi: Penandatanganan Ijazah Yudisium II

Assalamu'alaikum. Waba'du. Berdasarkan surat edaran Rektor Universitas Muhammadiyah Metro nomor: 1175/II.3.AU/F/UMM/2026 tanggal 24 Agustus 2026 perihal jadwal penandatanganan Ijazah, maka bagi peserta Yudisium II Tahun 2026 untuk dapat melakukan penandatanganan ijazah pada: Hari/Tanggal: Rabu-Jumat/26-28 Agustus 2026 Waktu: Pukul 08.30 s/d 11.30 WIB Tempat: Ruang E.1.6 dan E.1.8 Gedung Buya Hamka Lt. 1 Kampus 1 UM Metro Petugas: Imam Miftahurido, S.Pd. Hal-hal yang perlu dipersiapkan dan dibawa oleh mahasiswa sebagai berikut: Fotocopy Ijazah terakhir Fotocopy Kartu Keluarga Kartu Tanda Penduduk Catatan: Bagi mahasiswa yang berhalangan hadir karena sakit, tanda tangan ijazah dapat dilaksanakan pada waktu lain dan tetap akan dilayani pada unit BAAK Narahubung: 082280300561 (Imam Miftahurido) Demikian informasi ini disampaikan kepada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan peserta yudisium 3 tahun 2024. Mohon kiranya untuk dapat dipatuhi dengan baik.

Baca selengkapnya
Informasi: Pendaftaran Yudisium III Tahun 2026
04 Aug 2026
Informasi: Pendaftaran Yudisium III Tahun 2026

Berdasarkan Surat Edaran Rektor Universitas Muhammadiyah Metro nomor 1045/II.3.AU/F/EDR/UMM/2026, tanggal 3 Agustus 2026 tentang Jadwal Yudisium Periode III Tahun 2026, terdapat beberapa informasi yang perlu kami sampaikan kepada mahasiswa di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Metro (FKIP UM Metro) sebagai berikut: Jadwal Pendaftaran Pendaftaran: 04 Agustus - 18 September 2026 Tempat: TU FKIP UM Metro Persyaratan Berkas Sebelum maahasiswa menyerahkan berkas pendaftaran Yudisium, diharapkan dapat menyiapkan persyaratan sebagai berikut: Mengisi Formulir Pendaftaran  Foto copy ijazah terakhir yang telah dilegalisir Foto copy ijazah & Traskrip dari Perguruan Tinggi asal yang telah dilegalisir bagi mahasiswa konversi (bagi mahasiswa konversi)* Formulir pendaftaran yudisiyum online  Transkrip Akademik 160 sks  Tanda Terima Penyerahan Skripsi SK Konversi bagi mahasiswa Konversi atau pindahan 2 lembar (bagi mahasiswa konversi)* Foto copy SK pengangkatan bagi mahasiswa PNS 2 lembar (bagi mahasiswa konversi)** Pas Foto terbaru hitam putih (Foto ditempel pada kertas) 4x6 sebanyak 4 buah Fotocopy Kwitansi Pembayaran Yudisium Fotocopy KTP Fotocopy Kartu Keluarga Tanda Terima/ Kwitansi Sumbangan Alumni untuk Pengembangan Setelah melengkapi persyaratan pendaftaran yudisium, mahasiswa menyerahkan langsung di TU FKIP UM Metro    (DB) 

Baca selengkapnya
Informasi: Pelaksanaan Yudisium Periode 2 Tahun 2026
27 Jul 2026
Informasi: Pelaksanaan Yudisium Periode 2 Tahun 2026

Assalamu'alaikum. Hai Generasi Sukses Masa Depan. Bagaimana kabarnya? Semoga kita selalu dalam keadaan sehat. Kami mengucapkan selamat berbahagia kepada peserta yudisium periode II tahun 2026 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Metro (FKIP UM Metro). Berdasarkan Surat Edaran Rektor UM Metro nomor: No: 981/II.3.AU/F/EDR/UMM/2026, tanggal 24 Juli 2026 perihal Pemberitahuan pelaksanaan Yudisium Periode II Tahun 2026. Berikut kami informasikan kepada mahasiswa FKIP UM Metro untuk pelaksanaan yudisium II tahun 2026 sebagai berikut :   Pelaksanaan Yudisium FKIP UM Metro Periode II (Dua) Tahun 2026 Kepada calon peserta yudisium diharapkan untuk dapat hadir mengikuti prosesi dengan ketentuan sebagai berikut : Hari/Tanggal Kamis/30 Juli 2026 Waktu* 07.30 WIB (Gladi Bersih) 08.30 WIB (Pelaksanaan Yudisium) Tempat Aula Gedung Buya Hamka Lantai 3 Kampus 1 UM Metro   Catatan: *Harap datang tepat waktu   Catatan Kelengkapan Busana: PRIA : Kemeja Putih Lengan Panjang, Celana Hitam, Berdasi, Jas Almamater dan Berkopiah Hitam, Rapih WANITA : Busana Muslimah Kemaja Putih, Bawahan / Rok Hitam, Kerudung Putih dan Jas Almamater, Rapih Demikian pengumuman ini disampaikan untuk dapat dipatuhi bersama.    Ttd. Dekan FKIP UM Metro Dr. Arif Rahman Aththibby, M.Pd.,Si NIDN. 0203128801  

Baca selengkapnya
Pedoman Penyusunan SKPI
03 May 2026
Pedoman Penyusunan SKPI

Unduh Pedoman Penyusunan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI)  1. Panduan Mahasiswa  2. Panduan Operator Kaprodi 3. Panduan Operator BAAK   Tautan Alternatif : Unduh Surat Edaran Rektor: Unduh  

Baca selengkapnya

Berita Terkini

Lulus 100%! 4 Dosen FKIP UM Metro Sukses Sertifikasi 2026
18 Sep 2026
Lulus 100%! 4 Dosen FKIP UM Metro Sukses Sertifikasi 2026

METRO – Kualitas sumber daya manusia di lingkungan Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) kembali mendapatkan pengakuan mutlak di panggung pendidikan nasional. Pada tahun 2026 ini, UM Metro menorehkan rekor dan prestasi gemilang dengan tingkat kelulusan 100 persen pada program Sertifikasi Dosen (Serdos) berskala nasional. Dari total 11 dosen UM Metro yang diusulkan untuk mengikuti tahapan seleksi ketat tersebut, seluruhnya dinyatakan lulus dengan predikat yang sangat memuaskan. Prestasi ini sekaligus menjadi ruang pembuktian bagi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP UMM) yang kembali menyumbangkan nama-nama akademisi terbaiknya dalam daftar kelulusan elit tersebut. ​Berdasarkan pengumuman resmi kelulusan Sertifikasi Dosen Tahun 2026, terdapat representasi kuat dari FKIP UMM. Para pendidik tangguh yang berhasil meraih gelar dosen tersertifikasi tersebut adalah Johan Setiawan dari Program Studi Pendidikan Sejarah, serta barisan pakar dari Program Studi Pendidikan Ekonomi yakni Fajri Arif Wibawa, Lilian Mega Puri, dan Desi Budiono. Para akademisi tangguh ini telah melewati serangkaian proses evaluasi yang sangat komprehensif, mulai dari penilaian portofolio rekam jejak tridharma, tes kemampuan dasar dan bahasa, hingga penilaian persepsi diri yang melibatkan atasan, sejawat, dan mahasiswa. ​Keberhasilan menyapu bersih 100 persen tingkat kelulusan usulan sertifikasi ini bukanlah sebuah pencapaian yang bersifat instan. Hal ini merupakan buah dari tata kelola kelembagaan yang terstruktur dan komitmen kuat dari rektorat serta dekanat dalam membina karier akademik dosen. Bagi FKIP UMM, pencapaian ini adalah validasi tak terbantahkan bahwa mereka adalah lembaga pencetak tenaga pendidik yang benar-benar Unggul. Sertifikasi dosen sendiri merupakan tolok ukur resmi dari pemerintah yang menjamin bahwa seorang dosen telah secara sah memenuhi standar empat kompetensi dasar: kompetensi pedagogik, kompetensi keilmuan, kepribadian, dan sosial. ​Dalam konteks nilai-nilai keutamaan perguruan tinggi, keberhasilan ini semakin mempertegas identitas FKIP UMM sebagai kampus yang Profetik. Nilai kenabian (profetik) menuntut para dosen untuk tidak sekadar menggugurkan kewajiban transfer ilmu di ruang kelas, tetapi juga bertindak sebagai teladan moral (uswah hasanah) bagi para mahasiswanya. Dengan lulusnya para dosen ini, mereka diakui secara de jure dan de facto memiliki kematangan emosional dan spiritual untuk membimbing mahasiswa menuju pencerahan. Konsep humanisasi, liberasi, dan transendensi yang menjadi ruh pendidikan Muhammadiyah dipastikan akan semakin terintegrasi dalam setiap langkah pengajaran mereka. ​Lebih lanjut, predikat Profesional yang kini melekat pada dosen-dosen dari Program Studi Pendidikan Sejarah dan Pendidikan Ekonomi tersebut akan membawa dampak langsung pada kualitas ekosistem perkuliahan. Mahasiswa akan mendapatkan bimbingan dari pakar yang kapasitas keilmuannya telah diuji dan diakui oleh negara. Di bidang Pendidikan Ekonomi, pengakuan ini akan mendorong lahirnya riset-riset ekonomi terapan dan pengembangan model pembelajaran yang inovatif. Sementara di bidang Pendidikan Sejarah, kehadiran dosen bersertifikat nasional akan memperkuat analisis historis kritis yang sangat dibutuhkan untuk membentuk kesadaran kebangsaan generasi muda. ​Momentum kelulusan 100 persen usulan sertifikasi dosen ini menjadi energi positif yang menginspirasi seluruh civitas akademika UM Metro. Ke depan, pencapaian ini diyakini mampu memacu semangat akademisi lain untuk terus meningkatkan kualifikasi dan kepangkatannya. Dengan barisan pendidik yang tersertifikasi secara resmi, FKIP UMM semakin mantap melangkah sebagai institusi rujukan utama bagi masyarakat luas. Ini adalah bukti sahih dedikasi UM Metro dalam mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas secara intelektual, tangguh secara mental, dan anggun secara moral di era globalisasi.

Admin 164 Views
"Unggul!" 5 Dosen FKIP UM Metro Raih Predikat Terbaik 2026
17 Sep 2026
"Unggul!" 5 Dosen FKIP UM Metro Raih Predikat Terbaik 2026

METRO (17/9/2026) – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Metro (FKIP UMM) di tahun ini. Tepat pada Kamis, 17 September 2026, momentum bersejarah dan penuh kebanggaan tercipta dalam agenda penyampaian Laporan Evaluasi Pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi UM Metro T. A. 2025/2026. Laporan strategis yang dibacakan langsung oleh Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Drs. Purwiro Harjati, M.Pd., ini menjadi validasi sahih atas kualitas pendidikan tinggi yang diselenggarakan di lingkungan persyarikatan. ​Laporan Audit Internal Catur Dharma Perguruan Tinggi merupakan instrumen pengukuran kinerja yang sangat krusial. Penilaian ini mencakup empat pilar utama, yakni Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, serta penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Berdasarkan hasil evaluasi ketat yang dilakukan oleh LPM, FKIP UMM berhasil menduduki peringkat ke-2 sebagai Fakultas Terbaik di lingkungan UM Metro, bersanding dengan Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dalam jajaran tiga besar. ​Pencapaian ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan kristalisasi dari komitmen seluruh sivitas akademika dalam mewujudkan visi fakultas yang Unggul, Profetik, dan Profesional. Keberhasilan menjadi Fakultas Terbaik ke-2 ini membuktikan bahwa ekosistem akademik di FKIP UMM berjalan dengan standar mutu yang sangat tinggi, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta senantiasa dilandasi oleh nilai-nilai luhur keislaman yang mencerahkan. ​Keunggulan FKIP UMM semakin bersinar terang dengan pencapaian yang ditorehkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika. Dalam kategori Program Studi Terbaik se-Universitas Muhammadiyah Metro, Pendidikan Matematika berhasil menempati peringkat ke-2, bersaing ketat dengan Program Studi Biomedis dan Manajemen. Prestasi ini menegaskan bahwa kualitas kurikulum, fasilitas riset, hingga metode pembelajaran di program studi eksakta FKIP UMM dikelola secara Profesional dan mampu menghasilkan luaran pendidikan yang berdaya saing global. ​Tidak berhenti pada tataran kelembagaan, dominasi keunggulan FKIP UMM juga dibuktikan secara nyata oleh sumber daya manusianya. Kualitas pendidikan yang berkelas tentunya lahir dari tangan-tangan pendidik yang hebat. Hal ini dibuktikan dengan masuknya lima nama dosen FKIP UMM ke dalam daftar elite Dosen Terbaik Program Sarjana dan Vokasi tingkat universitas. ​Para dosen inspiratif tersebut adalah Ira Vahlia (Program Studi Pendidikan Matematika), Muhammad Alfarisi (Program Studi PGSD), Titin Sarwendah (Program Studi PGSD), Satrio Wicaksono (Program Studi Pendidikan Matematika), dan Dedy Hidayatullah (Program Studi Pendidikan Fisika). Kelima akademisi ini dinilai telah menunjukkan kinerja luar biasa dalam melaksanakan Catur Dharma Perguruan Tinggi, membimbing mahasiswa berprestasi, menghasilkan riset berdampak tinggi, serta mengabdi kepada masyarakat. ​Kiprah luar biasa dari kelima dosen ini merupakan representasi nyata dari karakter dosen yang Profetik mendidik dengan keikhlasan, menginspirasi dengan keteladanan, dan mengarahkan mahasiswa dengan nilai-nilai humanisasi, liberasi, serta transendensi. Kinerja mereka yang terukur dan berlisensi juga mencerminkan sikap Profesional dalam menjawab tantangan era disrupsi pendidikan. ​Raihan prestasi beruntun dari tingkat program studi, fakultas, hingga individu dosen ini menjadi kado terindah sekaligus pemacu semangat bagi Keluarga Besar FKIP UMM. Melalui Laporan Audit Internal Catur Dharma 2026 ini, masyarakat luas semakin diyakinkan bahwa memilih FKIP UMM sebagai tempat menempa ilmu adalah sebuah keputusan yang sangat tepat. Sebagai lokomotif peradaban, FKIP UMM berkomitmen untuk terus bergerak dinamis, mencetak generasi pendidik yang cerdas, berintegritas, dan siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat demi kemajuan bangsa Indonesia.

Admin 275 Views
Dosen FKIP UM Metro Dipercaya Kelola Hibah Deeptech 2026
07 Sep 2026
Dosen FKIP UM Metro Dipercaya Kelola Hibah Deeptech 2026

UM Metro - Civitas akademika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Metro (FKIP UMM) kembali menorehkan prestasi monumental di kancah nasional. Melalui sinergi kolaboratif yang dikelola Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UM Metro), tim akademisi lintas disiplin yang dipimpin oleh para pakar dari FKIP UMM berhasil meraih pendanaan hibah bergengsi sebesar Rp998.692.450. Dana hibah fantastis ini diraih dalam Program Hilirisasi Riset Strategis – Skema Hackathon Deeptech Tahun 2026 yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). ​Capaian gemilang ini menjadi bukti tak terbantahkan atas kapasitas kepemimpinan intelektual para dosen FKIP UMM dan UM Metro dalam memperkuat ekosistem inovasi nasional. Keberhasilan menembus hibah skala besar ini menegaskan bahwa FKIP UMM tidak hanya Unggul dalam melahirkan tenaga pendidik masa depan, tetapi juga piawai mengarsiteki hilirisasi riset berbasis teknologi tinggi (deeptech) yang berdampak langsung bagi kemajuan dunia industri dan masyarakat. ​Program Hilirisasi Riset Strategis – Skema Hackathon Deeptech 2026 dirancang sebagai wadah pra-inkubasi strategis untuk mendorong dosen dan mahasiswa melahirkan solusi inovatif berbasis teknologi mutakhir. Fokus utama program nasional ini menyasar penguatan ekosistem deeptech melalui pemanfaatan teknologi semikonduktor dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Inovasi ini diarahkan untuk menjawab persoalan krusial bangsa di bidang ketahanan pangan, kemandirian energi, kesehatan dan obat-obatan, hingga pemancangan industrialisasi nasional. ​Keberhasilan meraih pendanaan nasional ini lahir dari visi kepemimpinan Rektor UM Metro yang secara khusus menugaskan tim penyusun proposal untuk merancang skema hilirisasi riset yang adaptif. Amanah besar tersebut kemudian dieksekusi secara cemerlang oleh tim pelaksana di bawah naungan LPPM UM Metro dengan menunjuk akademisi FKIP UMM, Triana Asih, sebagai Ketua Program. Implementasi program ini diperkuat oleh jajaran akademisi lintas disiplin berdedikasi tinggi, yang di dalamnya didominasi oleh pakar-pakar unggulan dari FKIP UMM dan kolaborasi lintas fakultas. Tim pelaksana tersebut terdiri dari Ira Vahlia, Satrio Budi Wibowo, Miftahuz Zakiyah, Sangidatus Sholiha, Maryati, Etik Puji Handayani, Soni Isnaini, dan Suharno Zen. Kehadiran para tim ini membuktikan keahlian multidisiplin yang komprehensif, mulai dari penguasaan metodologi, analisis sains, hingga perancangan edukasi wirausaha modern. ​Masing-masing anggota tim memegang peranan krusial, mencakup penyusunan modul pelatihan kewirausahaan, formulasi Business Model Canvas (BMC), perancangan strategi komersialisasi produk inovasi, hingga pendampingan analisis pasar. Tidak hanya berhenti pada tataran konsep, tim ini juga memfasilitasi business matching yang mempertemukan para inovator muda dengan investor, pelaku industri, serta pengguna teknologi potensial. ​Ketua Program Hackathon Deeptech 2026 sekaligus Dosen FKIP UMM, Triana Asih, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kepercayaan nasional yang diberikan. "Pencapaian pendanaan sebesar Rp998 juta ini merupakan bukti nyata komitmen FKIP UMM dan UM Metro dalam menjembatani inovasi akademik dengan kebutuhan nyata dunia industri. Melalui Hackathon Deeptech 2026, kami optimis melahirkan purwarupa teknologi maupun startup rintisan yang memiliki keberlanjutan bisnis serta memberikan solusi konkret bagi tantangan strategis bangsa," tegasnya. Sementara itu, Ketua LPPM UM Metro, Satrio Budi Wibowo, menekankan bahwa raihan hibah ini sejalan dengan peta jalan riset universitas yang berorientasi pada kemanfaatan publik. "Hilirisasi riset menjadi fokus utama kami. Hasil penelitian tidak boleh hanya menjadi pajangan di lemari akademis atau sekadar publikasi ilmiah, tetapi harus mampu ditransformasikan menjadi produk inovasi yang dirasakan manfaatnya secara ekonomi dan sosial oleh masyarakat luas," jelasnya. ​Pencapaian bersejarah ini menjadi bagian dari manifestasi visi UM Metro dan FKIP UMM sebagai kampus yang Unggul, Profetik, dan Profesional. Keunggulan dibuktikan melalui kemampuan bersaing meraih hibah tingkat nasional. Nilai Profetik terwujud dari keikhlasan dan semangat menghadirkan teknologi yang berorientasi pada kemaslahatan umat. Sementara itu, aspek Profesional tercermin dari tata kelola program yang akuntabel, terstruktur, dan berorientasi pada standar kualitas industri. Melalui keberhasilan Program Hilirisasi Riset Strategis ini, FKIP UMM dan UM Metro semakin mengukuhkan posisinya sebagai kiblat perguruan tinggi swasta yang tidak hanya mencetak lulusan berkarakter, tetapi juga menjadi pelopor inovasi teknologi nasional yang siap membawa Indonesia menuju masa depan yang berkemajuan.

Admin 276 Views
Fenny Thresia Jadi Narasumber Pelatihan Guru Bahasa Inggris SMK Kota Metro
13 Aug 2026
Fenny Thresia Jadi Narasumber Pelatihan Guru Bahasa Inggris SMK Kota Metro

Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Metro, Dr. Fenny Thresia, M.Pd., menjadi narasumber dalam kegiatan pelatihan guru Bahasa Inggris SMK se-Kota Metro dengan tema “Designing Reading Instruction and Assessment.” Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 31 Juli 2026, bertempat di Aula SMK Negeri 1 Metro dan diikuti oleh seluruh guru Bahasa Inggris SMK yang ada di Kota Metro. Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi profesional guru dalam merancang pembelajaran Bahasa Inggris, khususnya keterampilan membaca (reading), yang relevan dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik SMK. Ketua MGMP Bahasa Inggris SMK Kota Metro, Widiani Trisnaningsih, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat dibutuhkan oleh para guru Bahasa Inggris SMK. Menurutnya, pembelajaran reading perlu dirancang secara kreatif dan variatif agar peserta didik tidak merasa jenuh dengan pola pembelajaran yang monoton. “Kegiatan pelatihan ini sangat dibutuhkan guru Bahasa Inggris SMK dalam mendesain pembelajaran reading di kelas agar tidak monoton. Guru perlu memiliki strategi dan kreativitas dalam memilih materi, aktivitas, serta asesmen yang sesuai dengan karakteristik peserta didik SMK,” ujar Widiani. Dalam kegiatan tersebut, Dr. Fenny Thresia, M.Pd. tidak hanya memberikan materi mengenai strategi mendesain pembelajaran dan asesmen reading, tetapi juga memperkenalkan pendekatan Multiculturally Responsive Teaching (MRT) dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Menurut Fenny, pembelajaran reading seharusnya tidak hanya berorientasi pada kemampuan peserta didik dalam memahami teks dan menjawab pertanyaan, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk membangun kesadaran terhadap keberagaman budaya, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta menghubungkan isi bacaan dengan pengalaman dan konteks kehidupan peserta didik. “Dalam kegiatan ini, guru-guru tidak hanya diberikan materi tentang pembelajaran reading, tetapi juga tentang Multiculturally Responsive Teaching. Pembelajaran membaca dapat menjadi ruang bagi peserta didik untuk memahami berbagai perspektif budaya, menghargai keberagaman, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis melalui teks yang mereka baca,” jelas Fenny. Pendekatan Multiculturally Responsive Teaching yang diperkenalkan dalam pelatihan tersebut menekankan pentingnya mengintegrasikan pengalaman dan latar belakang budaya peserta didik ke dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, teks bacaan tidak hanya dipandang sebagai sumber untuk melatih kemampuan linguistik, tetapi juga sebagai media untuk membangun pemahaman lintas budaya dan nilai-nilai kehidupan. Selain memperoleh pemahaman konseptual, para guru juga diarahkan untuk merancang kegiatan reading instruction yang lebih interaktif, kontekstual, dan bermakna. Guru didorong untuk memilih teks yang beragam, mengaktifkan pengetahuan awal peserta didik, mengembangkan pertanyaan berpikir tingkat tinggi, serta merancang asesmen yang mampu mengukur pemahaman membaca secara lebih komprehensif. Kegiatan pelatihan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, berbagi pengalaman, dan praktik merancang pembelajaran. Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam mengajarkan reading kepada siswa SMK serta mencari alternatif solusi yang dapat diterapkan di kelas. Melalui kegiatan ini, MGMP Bahasa Inggris SMK Kota Metro berharap para guru dapat memperoleh wawasan dan keterampilan baru dalam mendesain pembelajaran reading yang lebih menarik, inovatif, kontekstual, dan responsif terhadap keberagaman peserta didik. Keterlibatan Dr. Fenny Thresia,M.Pd. sebagai narasumber juga menjadi bagian dari kontribusi Universitas Muhammadiyah Metro dalam mendukung peningkatan kompetensi guru dan pengembangan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di Kota Metro. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas guru melalui kegiatan MGMP diharapkan dapat terus dikembangkan untuk menciptakan pembelajaran Bahasa Inggris yang relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.

Admin 118 Views
Dosen FKIP UM Metro Terpilih menjadi Ketua Umum APPS PTMA
11 Aug 2026
Dosen FKIP UM Metro Terpilih menjadi Ketua Umum APPS PTMA

Surabaya, 11 Agustus 2026 - Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) Dr. Johan Setiawan, M.Pd. terpilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Program Studi Pendidikan Sejarah (APPS) Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia dalam rangkaian kegiatan Akademi Sejarah Muhammadiyah (ASM) Batch II. Kegiatan tersebut resmi dibuka di Hotel DAFAM Pacific Caesar Surabaya pada Jumat, 7 Agustus 2026, dan berlangsung selama lima hari, 7–11 Agustus 2026. ASM Batch II diselenggarakan oleh Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu). Terpilihnya Dr. Johan Setiawan, M.Pd sebagai Ketua Umum APPS PTMA se-Indonesia menjadi momentum strategis untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi antarprogram studi Pendidikan Sejarah di lingkungan PTMA. Asosiasi ini diharapkan dapat menjadi ruang bersama untuk mengembangkan pendidikan sejarah, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, serta penguatan penulisan sejarah Muhammadiyah. Dalam forum tersebut juga ditekankan pentingnya sinergi antara MPI PP Muhammadiyah dengan Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) serta PTMA yang memiliki Program Studi Pendidikan Sejarah. Sinergi tersebut diperlukan agar pengembangan pendidikan dan kajian sejarah tidak berjalan secara sektoral, tetapi menjadi gerakan bersama yang terintegrasi. Ke depan, APPS PTMA diharapkan mampu memperkuat komunikasi dan kerja sama antarprogram studi dalam penyusunan kurikulum, pengembangan kompetensi dosen dan mahasiswa, penelitian kolaboratif, penulisan sejarah Muhammadiyah, pengembangan sumber belajar sejarah, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran sejarah. Kepemimpinan Dr. Johan Setiawan, M.Pd juga diharapkan dapat mendorong APPS PTMA menjadi wadah strategis untuk memperkuat eksistensi Pendidikan Sejarah di lingkungan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, sekaligus berkontribusi dalam membangun kesadaran sejarah generasi muda serta memperkuat identitas kemuhammadiyahan dan nilai-nilai kebangsaan.

Admin 207 Views
Raih IPK 3,91, Wisudawan FKIP UM Metro Bebas UKT S2
09 Aug 2026
Raih IPK 3,91, Wisudawan FKIP UM Metro Bebas UKT S2

METRO – Kebahagiaan dan rasa bangga tengah menyelimuti Keluarga Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Metro (FKIP UM Metro). Pada perhelatan bersejarah Wisuda Program Magister ke-15, Sarjana ke-45, dan Diploma Tahun 2026, FKIP UM Metro secara resmi memberikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas kelulusan yang membanggakan kepada 71 wisudawan/wisudawati Program Sarjana (S1). Momentum sakral ini menjadi bukti nyata konsistensi fakultas dalam melahirkan sumber daya manusia yang Unggul, Profetik, dan Profesional di bidang pendidikan. Seluruh lulusan yang dilantik pada Periode I Tahun 2026 ini merupakan cerminan dari komitmen akademis yang kokoh dan proses pembelajaran transformatif. Berdasarkan rekapitulasi data resmi fakultas, sebanyak 71 wisudawan tersebut tersebar di delapan program studi unggulan di lingkungan FKIP UM Metro. Sebaran alumni baru ini didominasi oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling dengan meluluskan 29 wisudawan, disusul oleh Program Studi Pendidikan Sejarah sebanyak 10 wisudawan. Selanjutnya, Program Studi Pendidikan Ekonomi dan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris masing-masing meluluskan 8 wisudawan. Program Studi Pendidikan Matematika menyumbangkan 7 wisudawan, Program Studi Pendidikan Biologi sebanyak 6 wisudawan, Program Studi Pendidikan Fisika 2 wisudawan, serta Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sebanyak 1 wisudawan. Prestasi membanggakan semakin melengkapi semarak wisuda kali ini melalui torehan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang sangat memuaskan dari para wisudawan terbaik fakultas. Predikat Wisudawan Terbaik I FKIP UM Metro diraih oleh Endah Nike Marsita dari Program Studi PGSD dengan IPK fantastis 3,91(Predikat Dengan Pujian. Tak hanya mengukir prestasi di tingkat fakultas, Endah juga berhasil mencatatkan namanya sebagai Terbaik II Tingkat Universitas. Atas pencapaian gemilang ini, institusi memberikan penghargaan (rewards) istimewa berupa Bebas Biaya UKT selama 3 Semester untuk melanjutkan studi pada Program Pascasarjana UM Metro. Torehan prestasi berlanjut pada posisi Wisudawan Terbaik II yang diraih oleh Bayu Elang Buana dari Program Studi Bimbingan dan Konseling dengan IPK 3,88 (Predikat Dengan Pujian). Sementara itu, posisi Wisudawan Terbaik III disandang oleh Nadia Lailatul Umaroh dari Program Studi Pendidikan Ekonomi yang juga sukses membukukan IPK 3,88 (Predikat Dengan Pujian. Keberhasilan para lulusan meraih predikat cumlaude ini mempertegas kualitas proses pendidikan di FKIP UM Metro yang mampu menggembleng mahasiswa hingga mencapai puncak potensi akademisnya. Selain keunggulan di bidang akademik, FKIP UM Metro juga memberikan apresiasi tinggi terhadap penguasaan bahasa internasional para lulusannya melalui tes kemampuan bahasa Inggris. Apresiasi EPT (English Proficiency Test) Tertinggi Fakultas diberikan kepada Amelia Prananingrum dari Program Studi Pendidikan Matematika yang berhasil mengantongi skor EPT mengagumkan yaitu 473. Atas prestasinya tersebut, Amelia dianugerahi reward berupa Bebas Biaya Registrasi Pascasarjana UM Metro, sebagai dorongan untuk terus mengasah kapasitas diri di jenjang yang lebih tinggi. Keberhasilan para lulusan ini tidak lepas dari nilai-nilai Profetik dan Profesional yang senantiasa ditanamkan dalam setiap aspek iklim akademis di FKIP UM Metro. Sebagai kawah candradimuka pendidik masa depan, FKIP UM Metro tidak hanya membekali mahasiswanya dengan penguasaan materi pedagogik modern dan keterampilan mengajar mutakhir, tetapi juga menempa karakter moral yang dilandasi nilai-nilai keislaman, kejujuran, dedikasi, serta jiwa pengabdian sosial layaknya sifat-sifat kenabian. Melalui perpaduan kompetensi ilmiah dan integritas etis ini, alumni FKIP UM Metro diyakini siap menjadi pendidik Unggul yang berdaya saing global, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menjadi pencerah di tengah masyarakat. Keluarga Besar FKIP UM Metro berharap, gelar sarjana yang disandang dapat menjadi pilar pengabdian yang mencerahkan kehidupan bangsa dan membawa keberkahan bagi persyarikatan serta kemanusiaan.  

Admin 144 Views

Prestasi Mahasiswa

Jejak gemilang mahasiswa tangguh pembawa perubahan.

Lihat Semua Prestasi
National Student Innovation Competition
Penghargaan
20 Apr 2026
National Student Innovation Competition

Okta Renaldi - Pendidikan Ekonomi

Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia
Penghargaan
29 Apr 2026
Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia

Terbaik 1: Putri Adelia Terbaik 2: Aqsistya Sharyra Junadi Terbaik 3: Dian Tri Anggraini Terbaik 4: Azmi Sari Rinjani

International Scout Poster Competition
Penghargaan
03 Jun 2026
International Scout Poster Competition

Intan Utami - Pendidikan Ekonomi

Semua Capaian
Prestasi Lainnya

Jelajahi seluruh rekam jejak & capaian kebanggaan mahasiswa fakultas.

Jelajahi Semua

Jurnal FKIP UM Metro

Kumpulan publikasi ilmiah dan jurnal penelitian akademik.

YouTube Video Preview
YouTube Video Preview
YouTube Video Preview