07 Sep 2026
Dosen FKIP UM Metro Dipercaya Kelola Hibah Deeptech 2026
UM Metro - Civitas akademika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Metro (FKIP UMM) kembali menorehkan prestasi monumental di kancah nasional. Melalui sinergi kolaboratif yang dikelola Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UM Metro), tim akademisi lintas disiplin yang dipimpin oleh para pakar dari FKIP UMM berhasil meraih pendanaan hibah bergengsi sebesar Rp998.692.450. Dana hibah fantastis ini diraih dalam Program Hilirisasi Riset Strategis – Skema Hackathon Deeptech Tahun 2026 yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Capaian gemilang ini menjadi bukti tak terbantahkan atas kapasitas kepemimpinan intelektual para dosen FKIP UMM dan UM Metro dalam memperkuat ekosistem inovasi nasional. Keberhasilan menembus hibah skala besar ini menegaskan bahwa FKIP UMM tidak hanya Unggul dalam melahirkan tenaga pendidik masa depan, tetapi juga piawai mengarsiteki hilirisasi riset berbasis teknologi tinggi (deeptech) yang berdampak langsung bagi kemajuan dunia industri dan masyarakat.
Program Hilirisasi Riset Strategis – Skema Hackathon Deeptech 2026 dirancang sebagai wadah pra-inkubasi strategis untuk mendorong dosen dan mahasiswa melahirkan solusi inovatif berbasis teknologi mutakhir. Fokus utama program nasional ini menyasar penguatan ekosistem deeptech melalui pemanfaatan teknologi semikonduktor dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Inovasi ini diarahkan untuk menjawab persoalan krusial bangsa di bidang ketahanan pangan, kemandirian energi, kesehatan dan obat-obatan, hingga pemancangan industrialisasi nasional.
Keberhasilan meraih pendanaan nasional ini lahir dari visi kepemimpinan Rektor UM Metro yang secara khusus menugaskan tim penyusun proposal untuk merancang skema hilirisasi riset yang adaptif. Amanah besar tersebut kemudian dieksekusi secara cemerlang oleh tim pelaksana di bawah naungan LPPM UM Metro dengan menunjuk akademisi FKIP UMM, Triana Asih, sebagai Ketua Program.
Implementasi program ini diperkuat oleh jajaran akademisi lintas disiplin berdedikasi tinggi, yang di dalamnya didominasi oleh pakar-pakar unggulan dari FKIP UMM dan kolaborasi lintas fakultas. Tim pelaksana tersebut terdiri dari Ira Vahlia, Satrio Budi Wibowo, Miftahuz Zakiyah, Sangidatus Sholiha, Maryati, Etik Puji Handayani, Soni Isnaini, dan Suharno Zen. Kehadiran para tim ini membuktikan keahlian multidisiplin yang komprehensif, mulai dari penguasaan metodologi, analisis sains, hingga perancangan edukasi wirausaha modern.
Masing-masing anggota tim memegang peranan krusial, mencakup penyusunan modul pelatihan kewirausahaan, formulasi Business Model Canvas (BMC), perancangan strategi komersialisasi produk inovasi, hingga pendampingan analisis pasar. Tidak hanya berhenti pada tataran konsep, tim ini juga memfasilitasi business matching yang mempertemukan para inovator muda dengan investor, pelaku industri, serta pengguna teknologi potensial.
Ketua Program Hackathon Deeptech 2026 sekaligus Dosen FKIP UMM, Triana Asih, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kepercayaan nasional yang diberikan. "Pencapaian pendanaan sebesar Rp998 juta ini merupakan bukti nyata komitmen FKIP UMM dan UM Metro dalam menjembatani inovasi akademik dengan kebutuhan nyata dunia industri. Melalui Hackathon Deeptech 2026, kami optimis melahirkan purwarupa teknologi maupun startup rintisan yang memiliki keberlanjutan bisnis serta memberikan solusi konkret bagi tantangan strategis bangsa," tegasnya.
Sementara itu, Ketua LPPM UM Metro, Satrio Budi Wibowo, menekankan bahwa raihan hibah ini sejalan dengan peta jalan riset universitas yang berorientasi pada kemanfaatan publik. "Hilirisasi riset menjadi fokus utama kami. Hasil penelitian tidak boleh hanya menjadi pajangan di lemari akademis atau sekadar publikasi ilmiah, tetapi harus mampu ditransformasikan menjadi produk inovasi yang dirasakan manfaatnya secara ekonomi dan sosial oleh masyarakat luas," jelasnya.
Pencapaian bersejarah ini menjadi bagian dari manifestasi visi UM Metro dan FKIP UMM sebagai kampus yang Unggul, Profetik, dan Profesional. Keunggulan dibuktikan melalui kemampuan bersaing meraih hibah tingkat nasional. Nilai Profetik terwujud dari keikhlasan dan semangat menghadirkan teknologi yang berorientasi pada kemaslahatan umat. Sementara itu, aspek Profesional tercermin dari tata kelola program yang akuntabel, terstruktur, dan berorientasi pada standar kualitas industri.
Melalui keberhasilan Program Hilirisasi Riset Strategis ini, FKIP UMM dan UM Metro semakin mengukuhkan posisinya sebagai kiblat perguruan tinggi swasta yang tidak hanya mencetak lulusan berkarakter, tetapi juga menjadi pelopor inovasi teknologi nasional yang siap membawa Indonesia menuju masa depan yang berkemajuan.
Baca detail